Polri Siap Beberkan Bukti Penembakan 6 Laskar FPI

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono - Antara/Polri
10 Desember 2020 14:27 WIB Sholahuddin Al Ayyubi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Polri akan membeberkan seluruh bukti penembakan enam Laskar Front Pembela Islam (FPI) kepada publik untuk menjawab berbagai tudingan miring.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih terus mengumpulkan bukti-bukti terkait peristiwa yang terjadi di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Senin (7/12/2020).

"Saat ini masih proses penyidikan ya. Nantinya akan disampaikan dengan bukti pendukung dan kronologi yang sebenarnya," kata Argo, Kamis (10/12).

Selain itu, Argo mengatakan pihaknya juga akan menyampaikan hasil asesmen enam oknum Intel Polda Metro Jaya yang diduga melakukan tindak pidana penembakan terhadap enam Laskar FPI.

Menurutnya, setiap proses penyidikan yang kini tengah dilakukan Bareskrim Polri dikawal dan diawasi secara ketat oleh Divisi Propam Polri.

"Penyidikan juga diasesmen oleh tim pengawas internal sebagai pertanggungjawaban organisasi," ujarnya.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya bahwa Bareskrim Polri mulai memeriksa para saksi yang diduga mengetahui peristiwa tindak pidana penembakan 6 orang laskar FPI di sekitar Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Direktur Tindak Pidana Umum pada Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian mengemukakan, tim penyidik Bareskrim Polri juga telah menggandeng polres dan polsek di sekitar tempat kejadian perkara.

Dengan demikian, para saksi tidak harus ke Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan tetapi bisa di polsek maupun polres setempat.

"Agenda hari ini adalah pemeriksaan saksi-saksi di sejumlah lokasi. Ada yang diperiksa di Bareskrim, di Polres atau Polsek setempat," kata Andi, Kamis (10/12/2020).

Andi tidak menjelaskan lebih detail berapa jumlah saksi yang akan diperiksa tim penyidik Bareskrim Polri hari ini, Kamis  (10/12/2020). Namun, dia mengatakan para saksi yang diperiksa berasal dari unsur masyarakat, bukan dari unsur ormas Front Pembela Islam (FPI).

"Hari ini fokus saksi-saksi masyarakat yang telah menyaksikan dan bisa memberikan keterangan, itu dulu yang kita periksa," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, enam pengawal Rizieq Shihab tewas dalam baku tembak dengan anggota Polri di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, KM50 pada Senin (7/12/2020).

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia