PLN Pastikan Kecukupan Pasokan Listrik dalan Rangka Pilkada, Natal, dan Tahun Baru 2021

PLN Pastikan Kecukupan Pasokan Listrik dalan Rangka Pilkada, Natal, dan Tahun Baru 2021. - istimewa
09 Desember 2020 17:02 WIB Media Digital News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Provinsi DIY yang merupakan Kota Budaya dan Kota Wisata, menjadikan salah satu tujuan wisata baik turis domestik maupun manca negara. Dengan pandemi Covid 19 , ini meskipun berkurang jumlah wisatawan, tetapi tetap saja Yogyakarta menjadikan salah satu destinasi yang banyak dikunjungi. sehingga PLN tidak hanya memberikan layanan kepada masyarakat yang ada di DIY tetapi juga para pendatang.

Dalam rangka kesiapan siaga Pilkada tanggal 9 Desember 2020, Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021, PT PLN (Persero) UP3 Yogyakarta melakukan Apel Siaga Pilkada, Natal dan Tahun Baru 2021 di seluruh Unit Pelayanan Pelanggan. PLN menyiagakan 348 personil pelayanan keandalan dengan 31 unit mobil pelayanan keandalan dan 16 unit motor pelayanan gangguan, 7 personil Tim PDKB dengan 1 mobil PDKB-Sentuh Langsung dan 1 mobil PDKB Berjarak, serta 7 Tim Vendor Preventif – Korektif dgn 7 unit crane yang siap 24 jam apabila terjadi hal yang perlu penanganan, seperti gangguan atau kondisi darurat.

PDKB adalah tim elit PLN dimana Pekerjaan dilakukan Dalam Keadaan Bertegangan ( Hot Line Maintenance ) / Tanpa Padam

Dengan kapasitas daya terpasang sebesar 816 MW, beban puncak pagi jam 10.00 sebesar 438,18 MW dan jam 19.00 sebesar 461,53 MW, dipastikan pasokan listrik sangat mencukupi karena prosentase pembebanan masih 56 %.

Manager UP3 Yogyakarta Eric Rossi Pryo Nugroho menyampaikan meskipun pandemi Covid 19, PLN tetap berusaha memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat tentu saja dengan protocol covid. Pesta Demokrasi untuk even Pilkada ini meliputi 3 Kabupaten di Wilayah Kerja UP3 Yogyakarta meliputi Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunung Kidul

Dengan kehadiran Command Centre akan mempercepat penanganan gangguan dan keluhan pelanggan. Karena penugasan berdasarkan pantauan real time posisi petugas, memudahkan pergerakan kendaraan layanan teknik dengan jangkauan area yang lebih luas tanpa sekat ( boderless ) .

Ini merupakan salah satu langkah PLN meningkatkan layanan masyarakat berbasis Tehnologi Informasi

Musim penghujan tahun ini, dengan kondisi cuaca yang sangat ekstrim, PLN terus mengimbau masyarakat untuk selalu berhati - hati terhadap bahaya listrik. Karena, kondisi cuaca ekstrim seperti saat ini rentan bahaya listrik baik yang disebabkan angin dan pohon tumbang.

Apabila ada pohon tumbang yang mengenai jaringan listrik, agar masyarakat tidak menangani sendiri dan segera melaporkan kepada PLN. Jika aliran listrik masih menyala, PLN akan memadamkan sementara sebagai tindakan antisipatif terhadap bahaya.

“Kami mengingatkan masyarakat apabila melihat potensi bahaya listrik, hendaknya tidak menangani sendiri dan segera melaporkan ke PLN melalui Contact Center 123 agar segera dapat ditangani oleh petugas. Selain itu jaga jarak antara bangungan / pohon / baleho dengan jaringan listrik minimal 2.5 m, tidak bermain layang – layang dekat jaringan “, pungkasnya. (ADV)