Doni Monardo: Jangan Sampai 1 Orang Positif Covid-19 Lalu Menulari Pengungsi Lain

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo memberikan paparan saat pembekalan kebencanaan bagi media massa di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Kamis (21/2/2019). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga - hp.\\n
20 November 2020 08:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, KLATEN - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengunjungi tempat penampungan pengungsian sementara (TPPS) bencana Gunung Merapi di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Kamis (19/11/2020). Ia mengecek langsung kesiapan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait kemungkinan bencana erupsi Gunung Merapi yang kini berstatus siaga.

“Pertama kami meninjau BPPTKG [Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi] yang mengikuti perkembangan Gunung Merapi selama 24 jam,” kata Doni Monardo.

Pihaknya juga mengecek kesiapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur TNI/Polri, Basarnas, Tagana, dan relawan. Mereka diharapkan bisa membantu terselenggaranya tempat pengungsian yang memadai.

Baca juga: Macan Tutul Belum Turun dari Merapi

Mulai dari fasilitas keamanan, kenyamanan, kesehatan dan faktor lain yang menunjang agar masyarakat terpenuhi kebutuhan dasarnya. “Tadi Pak Bupati mengatakan stok makanan beras, dan lauk pauk siap untuk beberapa waktu ke depan,” paparnya.

Pihaknya melihat kerjasama di lapangan sudah cukup baik. Seperti dapur lapangan dikelola bersama oleh para relawan dan unsur lainnya, termasuk TNI/Polri.

Dirinya meminta agar manajemen atau pengelolaan standar operasional prosedur (SOP) dalam tempat pengungsian harus dipastikan bisa membuat sistem keamanan yang bisa menghadapi Covid-19. “Kami tidak ingin kondisi di pengungsian, ada 1-2 orang yang terpapar Covid-19 akhirnya menulari yang lainnya,” tutur Doni Monardo.

Ketersediaan air bersih di pengungsian juga menjadi perhatian BNPB. Meski ketersediaan air bersih cukup di pengungsian, namun tetap memerlukan bantuan dari mobil tangki. Para pengungsi yang rentan harus mendapat prioritas berada di pengungsian. Yakni lansia, penderita komorbit, ibu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Baca juga: Hadapi Erupsi Merapi, Sleman Dapat Rp1 Miliar dari BNPB

“Kami juga memberikan bantuan Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Klaten dan seluruh kabupaten yang terdampak,” ucapnya.

Bantuan dari BNPB diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat di pengungsian. Termasuk dukungan untuk masker, handsanitizer, dan alat rapid test swab anti gen yang bisa mendeteksi seseorang terpapar Covid-19 hanya dalam hitungan menit.

Berita ini sudah tayang di Okezone dengan judul "Doni Monardo Minta Manajemen Tempat Pengungsian Merapi Bisa Hadapi Covid-19". 

Sumber : Okezone