Heboh Isu PHK Massal Sopir Tangki Sumut, Begini Penjelasan Pertamina
Pertamina Patra Niaga mengoperasikan terminal dan SPBU 24 jam serta menambah 30 mobil tangki untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo memberikan paparan saat pembekalan kebencanaan bagi media massa di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Kamis (21/2/2019). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp.\n
Harianjogja.com, KLATEN - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengunjungi tempat penampungan pengungsian sementara (TPPS) bencana Gunung Merapi di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Kamis (19/11/2020). Ia mengecek langsung kesiapan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait kemungkinan bencana erupsi Gunung Merapi yang kini berstatus siaga.
“Pertama kami meninjau BPPTKG [Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi] yang mengikuti perkembangan Gunung Merapi selama 24 jam,” kata Doni Monardo.
Pihaknya juga mengecek kesiapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur TNI/Polri, Basarnas, Tagana, dan relawan. Mereka diharapkan bisa membantu terselenggaranya tempat pengungsian yang memadai.
Baca juga: Macan Tutul Belum Turun dari Merapi
Mulai dari fasilitas keamanan, kenyamanan, kesehatan dan faktor lain yang menunjang agar masyarakat terpenuhi kebutuhan dasarnya. “Tadi Pak Bupati mengatakan stok makanan beras, dan lauk pauk siap untuk beberapa waktu ke depan,” paparnya.
Pihaknya melihat kerjasama di lapangan sudah cukup baik. Seperti dapur lapangan dikelola bersama oleh para relawan dan unsur lainnya, termasuk TNI/Polri.
Dirinya meminta agar manajemen atau pengelolaan standar operasional prosedur (SOP) dalam tempat pengungsian harus dipastikan bisa membuat sistem keamanan yang bisa menghadapi Covid-19. “Kami tidak ingin kondisi di pengungsian, ada 1-2 orang yang terpapar Covid-19 akhirnya menulari yang lainnya,” tutur Doni Monardo.
Ketersediaan air bersih di pengungsian juga menjadi perhatian BNPB. Meski ketersediaan air bersih cukup di pengungsian, namun tetap memerlukan bantuan dari mobil tangki. Para pengungsi yang rentan harus mendapat prioritas berada di pengungsian. Yakni lansia, penderita komorbit, ibu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Baca juga: Hadapi Erupsi Merapi, Sleman Dapat Rp1 Miliar dari BNPB
“Kami juga memberikan bantuan Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Klaten dan seluruh kabupaten yang terdampak,” ucapnya.
Bantuan dari BNPB diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat di pengungsian. Termasuk dukungan untuk masker, handsanitizer, dan alat rapid test swab anti gen yang bisa mendeteksi seseorang terpapar Covid-19 hanya dalam hitungan menit.
Berita ini sudah tayang di Okezone dengan judul "Doni Monardo Minta Manajemen Tempat Pengungsian Merapi Bisa Hadapi Covid-19".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Pertamina Patra Niaga mengoperasikan terminal dan SPBU 24 jam serta menambah 30 mobil tangki untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.
Pola pengasuhan anak yang sehat kini menjadi fokus utama dalam rangkaian program literasi yang digalakkan di Pemda DIY.
Budaya literasi dinilai menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menangkal hoaks sekaligus menjaga identitas budaya Jogja di tengah derasnya arus informasi
Wisata Sungai Oya di Tahura Bunder viral. Pengelola menegaskan kawasan ini tidak gratis dan retribusi mengacu Perda DIY Nomor 11 Tahun 2023.
Basarnas menyatakan 46 penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Selayar selamat. Sebanyak 23 orang masih dalam pencarian.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.