Radio Prancis Minta Maaf setelah Sebarkan Berita Kematian Ratu Elizabeth II

ratu Elizabeth II
18 November 2020 11:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Radio France Internationale (RFI) secara tak sengaja menerbitkan pengumuman kematian Ratu Elizabeth II. Mereka kemudian mengunggah permintaan maaf di akun Twitter mereka @RFI_En.

Menyadur Insider Rabu (18/11/2020), RFI secara tak sengaja menerbitkan pengumuman kematian Ratu Elizabeth II yang berusia 94 tahun pada bulan Juni lalu karena virus corona.

Atas hal ini, RFI mengunggah permintaan maaf dan mengatakan semua kekeliruan ini murni karena kesalahan teknis.

Baca juga: Pilot Gadungan Tipu Wartawan, Motor Jadi Sasaran

"Kami sedang berupaya untuk memperbaiki bug yang serius ini, dan kami meminta maaf kepada semua pihak yang terkait serta mereka yang mengikuti kami dan menaruh kepercayaan pada kami," tulis akun tersebut.

Menyadur BBC News, beberapa media kerap menyiapkan materi obituari tokoh-tokoh terkenal agar bisa menerbitkan berita duka segera setelah kematian.

Baca juga: Harga Tiket Garuda Jakarta-Bali Rp20 Juta, Hotman Peringatkan Direksi Garuda

Hal yang sama juga dilakukan oleh RFI namun sebuah kesalahan terjadi saat proses memindahkan situs ke dalam sistem manajemen konten yang berbeda.

Akibatnya, tak cuma draf berita kematian Ratu Elizabeth II yang tersebar melalui situsnya sendiri, tapi juga sekitar seratus draf lain yang tersebar di situs mitra, termasuk Google dan Yahoo.

Beberapa tokoh yang turut tersebar berita kematiannya adalah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, mantan Presiden AS Jimmy Carter dan Raul Castro dari Kuba.

Sumber : Suara.com