KRL Pengganti Prameks Terus Disempurnakan, Peluncuran Mundur

Ilustrasi - Antara
12 November 2020 13:07 WIB Herlambang Jati Kusumo News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PT Kereta Api Indonesia (persero) yang membawahkan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) terus menguji coba kereta rel listrik (KRL) di Jogja untuk penyempurnaan.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Jogja Eko Budiyanto mengatakan uji coba terus berlangsung.

BACA JUGA: Viral karena Bernyanyi Sambut Habib Rizieq, Prajurit TNI AU Ditahan Polisi Militer

“Masih perlu penyempurnaan, sehingga soft launching yang sedianya berlangsung awal November harus mundur. Proyek ini juga milik Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Operatornya adalah PT KCI,” ujar Eko, Kamis (12/11).

Eko mengatakan uji coba dan telah dimulai sejak Rabu (4/11/2020) yang lalu dari Prambanan ke Klaten, dan dilanjutkan untuk Lempuyangan ke Klaten.

“Pada intinya bertahap, dan terus berlangsung baik sarana dan prasaranya. Seperti apa saja kekurangannya, bagaimana buka pintu, daya listriknya bagaimana, treknya karena keselamatan dan kenyamanan penumpang menjadi yang utama,” ujarnya.

BACA JUGA: Pemkab Bantul Akan Terapkan Zonasi untuk Penerbangan Layang-layang

Sebelumnya, Direktur Utama KCI, Wiwik Widayanti mengatakan siap menerima penugasan dari KAI. “Selama masa awal pengelolaan kereta lokal oleh KAI Commuter, petugas di stasiun maupun di dalam kereta senantiasa melakukan sosialisasi tata tertib serta aturan yang berlaku,” ucapnya.

Aturan ini antara lain barang bawaan yang diperbolehkan yaitu dengan dimensi ukuran 100 cm x 40 cm x 30 cm, serta tidak diperkenankan makan dan minum di dalam kereta. Berbagai protokol kesehatan yaitu wajib menggunakan masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah naik kereta, serta menjaga jarak juga selalu diingatkan kepada pengguna.

Pada tahap awal, pelanggan KA Lokal akan dilayani oleh petugas yang lebih lengkap dengan kehadiran petugas pengawalan kereta (walka) dan passenger service. Walka bertugas menjaga ketertiban dan keamanan di dalam kereta selama perjalanan. Sementara, passenger service akan memberi layanan informasi dan kebutuhan-kebutuhan lainnya dari pelanggan.