Massa Kecele, Mobil Bersirene Dikira Bawa Rizieq Shihab, ternyata Ambulans Jenazah

Massa Front Pembela Islam (FPI) yang menanti kepulangan Imam Besar Rizieq Shihab di tikungan Jalan Letjen S Parman menuju Jalan KS Tubun, Jakarta, Selasa (10/11/2020). - Antara
10 November 2020 14:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru meminta massa Front Pembela Islam (FPI) tetap menjaga ketertiban di jalan. Mereka diminta untuk menanti di sepanjang tikungan Jalan Letjen S Parman menuju Jalan KS Tubun, tidak membakar petasan atau kembang api saat menyambut kepulangan pimpinan FPI Rizieq Shihab.

"Sebentar lagi imam besar hadir, jadi tolong dibuka jalan, laskar dibantu pengamanan jangan ada yang menyalakan petasan biar beliau bisa lewat dengan aman dan nyaman tanpa terganggu," ujar Audie di Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Selain itu, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki meminta massa agar tetap menjaga ketertiban, dan membuka jalan untuk pengendara yang melintas dari Jalan Letjen S Parman menuju ke arah Pejompongan.

"Saya minta tolong kepada saudara saya untuk jaga ketertiban. Mari kita sama-sama jaga keamanan, agar jalan yang dilalui imam besar supaya lancar," ujar Dadang.

Imbauan itu disanggupi massa yang berada di sekitar Jalan Letjen S Parman Kemudian mereka kembali melantunkan salawat.

Sebelumnya, massa simpatisan Rizieq Shihab mulai membakar petasan ketika suara sirene ambulans mendekati kawasan Slipi mengarah ke Petamburan, Palmerah, Jakarta Barat.

Salah seorang simptisan meneriaki agar massa yang ada di sana membuka jalan jangan menghalangi laju kendaraan mobil ambulans.

Sementara, massa mengira suara sirine tersebut adalah mobil yang membawa Rizieq, dan ketika mendekat ternyata ambulans jenazah.

Kemudian, petasan yang digunakan untuk menyambut kedatangan Rizieq habis terbakar. Bahkan, ada juga yang membakar 'flare gun' berwarna merah sebagai penanda kehadiran Rizieq.

 

 

 

Sumber : Antara