Komunitas Indonesia Timur Gelar Donor Darah dengan Penerapan Protokol Kesehatan

Pelaksanaan donor darah oleh Komunitas Indonesia Timur. - ist.
29 Oktober 2020 17:47 WIB Gigih M Hanafi News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Komunitas Indonesia Timur berhasil memecahkan dua rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori donor darah dengan komunitas terbanyak dan donor darah dengan karang taruna terbanyak. Kegiatan itu dilakukan dengan sepenuhnya menerapkan protokol kesehatan.

Sesepuh Komunitas Indonesia Timur Gunawan Prasetyo menjelaskan program kegiatan yang diinisiasi oleh PT SCM bersama Inspire dan didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI) di 58 kota/kabupaten ini melibatkan 492 komunitas dan 112 karang taruna. Komunitas yang terlibat donor darah ini tergabung dalam beberapa komunitas besar seperti SuperSoccer, SuperAdvanture, Bold Riders, dan Heppiii Community, kelompok karang taruna di berbagai desa Indonesia Timur. Donor darah ini berlangsung selama periode 7 hingga 28 Oktober 2020 yang melibatkan 10.648 pendonor.

BACA JUGA : Update Stok Darah di PMI DIY Minggu 18 Oktober 2020

“Pelaksanaan kegiatan tetap disiplin dan tegas menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yaitu menggunakan masker, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Saat itu terdapat 379 komunitas dengan lebih dari 15.000 anggota di 42 kota yang terlibat,” terangnya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (29/10/2020).

Kolaborasi komunitas Indonesia Timur pada peringatan hari sumpah pemuda ini menjadi energi bagi masyarakat Indonesia agar selalu sehat dan tetap kuat untuk segera bangkit dari pandemi Covid-19. Prasetyo menjelaskan, komunitas yang terlibat berasal dari berbagai kota/kabupaten di Indonesia Timur. Komunitas Bold Riders, SuperSoccer, SuperAdventure dari Tanah Grogot di Kalimantan Timur, hingga Jayapura di Papua. Sementara komunitas Karang Taruna (Karta) dan Pokdarwis yang berada di bawah payung Heppiii Community menyebar dari Ponorogo di Jawa Timur sampai Maumere Nusa Tenggara Timur.

"Kami salut atas totalitas dan keikhlasan teman-teman komunitas untuk mengikuti donor darah ditengah kesibukan mereka bekerja. Ini adalah salah satu bukti bahwa sebagai bangsa kita tidak kehilangan ruh persatuan dan kebersamaan," katanya.

BACA JUGA : Donor Darah di Sleman City Hall Terapkan Protokol Kesehatan

Perwakilan Komunitas Bold Riders Tri Edi Wibowo Hartono mengaku awalnya banyak yang takut diajak ikut donor darah, apalagi lagi saat pandemi. Tapi melihat tujuannya yang baik akhirnya banyak temannya yang ikut bergabung.

Anton Budiono dari Komunitas Arek Kencong yang merupakan bagian dari Heppiii Community Jember mengungkapkan, program donor darah komunitas ini membanggakan. Karena dilakukan di saat masyarakat serba kesulitan. "Bisa membantu orang lain yang butuh [darah] di saat susah itu sangat berarti. Hal inilah yang mendorong banyak anggota karang taruna yang tergerak untuk mendukung program ini," ujarnya.