Advertisement
Mobil Laboratorium Covid-19 Berbasis 5G Dikembangkan di China
Ilustrasi - Petugas medis memasukkan sampel tes usap seorang pasien dalam kunjungan pemeriksaan kesehatan ke rumah-rumah di New York, AS, Selasa (4/8/2020). - Bloomberg/Angus Mordant
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Sebuah mobil laboratorium berbasis sistem jaringan komunikasi generasi ke-5 (5G) dikembangkan di China. Pengembangan dilakukan Tsinghua University bersama Beijing CapitalBio Technology Co Ltd, China.
Menurut laman berita ECNS, Sabtu (24/10/2020), mobil van yang dikembangkan kedua lembaga itu untuk mengatasi antrean panjang masyarakat yang hendak melakukan uji Covid-19.
Advertisement
Tim peneliti dari Tsinghua dan Beijing CapitalBio menyebut mobil van itu sebagai laboratorium bergerak Covid-19.
Mobil laboratorium tersebut dapat menganalisa sampel asam nukleat di tempat dengan cepat.
Masyarakat sudah bisa mengetahui hasilnya dalam waktu 45 menit, lebih cepat daripada laboratorium sejenis yang sudah ada.
Profesor Cheng Jing, Kepala Penelitian Tsinghua, menyebut bahwa laboratorium berjalan tadi dilengkapi robot yang bisa menguji sampel dari tenggorokan, nonaktivator virus, dan chip otomatis pendeteksi mikrofluida.
Fasilitas-fasilitas tersebut mampu melakukan pengetesan lebih cepat tiga kali lipat sehingga risiko terinfeksi Virus Corona lebih rendah dibandingkan dengan metode pengujian sampel konvensional.
"Sistem jaringan komunikasi berbasis 5G turut membantu mempercepat hasil tes," ucap Cheng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DLH Bantul Telusuri Sumber Pencemaran Sungai Mbelik Pleret
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- BGN Tegaskan SDM Jadi Prioritas Utama
- RUU Pelindungan Pekerja Rumah Tangga Lolos Pleno Baleg
- Remaja Tenggelam di Parangtritis Ditemukan Meninggal Dunia
- Menteri HAM Minta Hakim Transparan di Sidang Andre Yunus
- Prabowo Minta Kampus Terlibat dalam Proyek Giant Sea Wall
- KPK: Celah Proyek Pemerintah Terbuka Sejak Awal Perencanaan
- Gempa Mag 7,4 Jepang: Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
Advertisement
Advertisement







