Pria Pacitan Disiram Cairan Kimia saat Berangkat ke Pasar
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Pebalap tim Monster Energy Yamaha MotoGP Valentino Rosi di sesi pemanasan Grand Prix Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi (20/10/2019) AFP/Toshifumi Kitamura
Harianjogja.com, ARAGON – Dunia balap MotoGP gempar dengan adanya kabar tentang Pembalap veteran Yamaha, Valentino Rossi, yang dinyatakan positif mengidap Virus Corona (Covid-19). Rossi menjadi pembalap pertama di kelas premier yang tertular Covid-19.
Pembalap berjuluk The Doctor itu dinyatakan positif terpapar Virus Corona pada 16 Oktober 2020. Kini, juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut diwajibkan menjalani masa karantina setidaknya selama 10 hari.
Menanggapi hal ini, pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengaku cukup terkejut. Karena ia mengenal Rossi sebagai sosok yang disiplin dan tentunya mematuhi protokol kesehatan dengan baik.
Baca juga: Kantor yang Tak Terapkan Protokol Kesehatan Bisa Disanksi Penutupan Sementara
Kendati begitu, Valentino Rossi nyatanya tetap terpapar Virus Corona. Tak ayal, kondisi ini membuat Mir dan para pembalap lainnya sedikit ketakutan. Sebab, kini mereka juga punya potensi untuk tertular.
Mir seolah memberi kode kepada pihak penyelenggara MotoGP dan Dorna Sports untuk memberi perlindungan kepada para pembalap. Banyaknya korban yang berjatuhan akibat Covid-19 tentu membuat Mir merasa was-was.
“Ini situasi yang sangat rumit. Selalu ada risiko tertular Virus Corona. Apa yang terjadi pada Valentino, yang secara teori memiliki segalanya di bawah kendali, membuat kami sedikit takut. Itu membuat Anda meminta sesuatu,” terang Mir, seperti dilansir dari Tutto Motori Web, Sabtu (17/10/2020).
Baca juga: Cerita Menlu tentang Pertemuannya dengan WHO, Paparkan Upaya RI Dapatkan Vaksin Corona
Sementara itu, CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta menyebut bahwa MotoGP dipastikan takkan terganggu dengan adanya kabar bahwa Valentino Rossi terpapar virus corona. Dorna Sports selaku promotor MotoGP itu merasa kabar Rossi yang terserang virus Covid-19 hanya seperti kabar yang biasa saja.
Hal itu dilakukan Dorna Sports karena mereka tak mau jalannya balapan MotoGP terganggu. Toh menurut pernyataan Ezpeleta, positifnya Rossi memang tak memberikan dampak untuk jalannya balapan.
“Valentino adalah satu dari seribu lebih orang yang berada di paddock dan jelas kami semua terekspos. Hal yang penting adalah bahwa situasi ini tidak membuat anggota grup lainnya terpapar juga sehingga balapan dapat terus diadakan,” jelas Ezpeleta,
“Hal baiknya adalah dia tidak harus melakukan perjalanan jauh-jauh dari Italia karena dia sudah mengisolasi dirinya sendiri. Sementara itu anggota tim Yamaha lainnya yang ada di sini, baik-baik saja dan tidak memiliki masalah,” sambungnya.
Berita ini sudah ditayangkan di Okezone dengan judul Valentino Rossi Positif Corona, Pembalap MotoGP Lainnya Ketakutan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.