Ambulans Tabrak Truk saat Akan Nyalip Tronton

Mobil ambulance milik Puksesmas Gondangrejo Karanganyar ringsek setelah terlibat kecelakaan dengan truk bermuatan semen putih di jalan raya Solo-Purwodadi, Jumat (16/10/2020). - Solopos /Sri Sumi Handayani.
16 Oktober 2020 17:57 WIB Sri Sumi Handayani News Share :

Harianjogja.com, KARANGANYAR -- Mobil ambulans milik Puskesmas Gondangrejo pelat nomor AD 9593 DF terlibat kecelakaan dengan truk bermuatan semen putih di jalan raya Solo-Purwodadi wilayah Tuban, Gondangrejo, Karanganyar, Jumat (16/10/2020) siang.

Wartawan JIBI/Solopos, Sri Sumi Handayani, melaporkan berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

Sopir truk semen putih, Bowo, 25, warga Pracimantoro, Wonogiri, saat dijumpai di Mapolsek Gondangrejo menjelaskan awalnya dirinya mengendarai truk dari arah Gemolong menuju Solo dengan kecepatan sedang. Kemudian dari arah berlawanan melaju truk tronton.

BACA JUGA : Kecelakaan Maut Jalan Magelang Sleman, 4 Korban Tewas

Tiba-tiba, ungkap Bowo, muncul ambulans hendak mendahului truk tronton dari arah kanan sehingga dirinya refleks membanting stir ke kiri. Namun karena jarak terlalu dekat, ambulans itu menabrak bagian kanan depan truk yang dikemudikannya.

"Saya sudah mau menghindar tapi nggak nyandak. Kalo saya nggak menghindar yang hancur depan," kata Bowo kepada wartawan. Akibatnya, truk yang dikemudikan Bowo terguling ke kiri.

Ambulans Sudah Remuk

Saksi mata, Darsi, menyebut ambulans hanya berisi seorang sopir. Namun informasi lainnya menyebutkan di dalam ambulans ada dua orang.

BACA JUGA : Tabrakan Mobil di Jalan Magelang Sleman, 4 Orang

"Medal mpun nggoling sedaya [Saya keluar sudah terguling semua]. Sopir ambulans sudah langsung diangkat. Kiyambak [Sendirian] sopir ambulans. Alhamdulillah paringi slamet [diberi keselamatan]. Kula damelke teh anget taksih ngunjuk [Saya bikinkan teh anget masih diminum]. Sopir e truk mboten ngertos kulo [Saya tidak tahu sopir truknya]. Ambulans sudah remuk. Truk sudah nggoling [terguling]. Pas gak ada orang," kata Darsi yang juga emilik warung makan Mbah Darsi, di sekitar lokasi kejadian.

Sumber : JIBI/Solopos