Polisi Tangkap 1.377 Orang Setelah Aksi 1310, Kebanyakan Anak Sekolah

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus. - Antara
14 Oktober 2020 16:27 WIB Sholahuddin Al Ayyubi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya menangkap 1.377 menyusul unjuk rasa 1310 yang dilakukan Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI. Aksi menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law tersebut berlangsung Selasa (13/10/2020) di Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa dari 1.377 orang yang ditangkap, sekitar 80% adalah anak sekolah.

Sisa massa aksi yang diamankan Polda Metro Jaya adalah pengangguran dan mahasiswa.

Yusri menjelaskan bahwa 1.377 orang itu diamankan Polda Metro Jaya sebelum berencana melakukan aksi dan setelah melakukan aksi.

"Mereka itu datang dari tiga jurusan yaitu Jawa Barat melalui Bekasi, Bogor melalui Depok dan Tangerang. Semuanya sudah kami amankan," kata Yusri.

Aksi yang berlangsung kemarin di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, secara umum berlangsung damai. Letupan rusuh terjadi di akhir aksi.

Di saat massa aksi akan membubarkan diri, muncul massa yang terdiri dari anak muda usia sekolah. Mereka sempat melemparkan botol plastik ke arah polisi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Nana Sudjana sempat menyebutkan rusuh tersebut karena ulah anak-anak anarko. 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia