BPOM Bongkar Obat Palsu Codrela dan Trivam, Bahaya Mengintai
BPOM temukan obat palsu Codrela dan Trivam Fliege. Tak terdaftar, berbahaya, dan beredar luas di marketplace.
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka lowongan untuk tenaga profesional kesehatan untuk penanganan Covid-19. Informasi mengenai rekrutmen tersebut disampaikan melalui akun sosial media twitter @DKIJakarta, Rabu (23/9/2020).
"Pendaftaran dimulai 22 September hingga 26 September 2020," tulis akun @DKIJakarta.
Untuk tenaga profesional kesehatan yang lolos persyaratan akan menjalani masa kontrak mulai Oktober hingga Desember 2020. Adapun, Informasi mengenai rekrutmen dapat dilihat lebih lanjut melalui https://bkddki.jakarta.go.id/.
Adapun, gaji yang ditawarkan mencapai Rp15 juta untuk dokter spesialis, Rp10 juta untuk dokter umum, Rp7,5 juta untuk perawat dan Rp5 juta untuk tenaga penunjang kesehatan.
Berikut ini daftar tenaga profesional kesehatan yang dibutuhkan untuk penanganan Covid-19 di DKI Jakarta:
1. Dokter spesialis paru
2. Dokter spesialis penyakit dalam
3. Dokter spesialis anestesi, KIC
4. Dokter umum
5. Perawat
6. Perawat IPCN
7. Pranata Labkes
8. Radiografer
Adapun, persyaratan seleksi yang harus dipenuhi antara lain adalah:
1. Memiliki KTP
2. Pendidikan DIII, DIV/S1 dan profesi.
3. Memiliki STR Aktif
4. Sehat jasmani dan rohani
5. Dapat bekerja sama dalam tim dan berkelakuan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
KPK mengungkap OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena terkait dugaan korupsi proyek Dinas PUTR, termasuk pembangunan jalan.
Satgas TNI terlibat kontak senjata dengan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma saat operasi pencarian di hutan Nduga, Papua.
Pemkab Kulonprogo melakukan monev terhadap 10 SPPG dan membekukan empat unit untuk mencegah kejadian fatal MBG kembali terulang.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meminta warga melaporkan dugaan pungli dan premanisme melalui JSS maupun kanal pengaduan lainnya.
DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab membenahi akses jalan wisata dan memperkuat promosi luar daerah untuk meningkatkan kunjungan.