Advertisement
Command Center Purwokerto Diresmikan, Layanan Gangguan Listrik Jateng-DIY Semakin Cepat
Launching Command Center Purwokerto pada Jumat, (11/9/2020). - Ist/Dok PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DIY
Advertisement
Harianjogja.com, PURWOKERTO – Setelah sukses meluncurkan Command Center Yogyakarta dan Semarang, kali ini PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DIY kembali me-launching Command Center Purwokerto pada Jumat, (11/9/2020). Pusat komando di Purwokerto ini melengkapi layanan penanganan gangguan borderless di wilayah Jateng dan DIY.
Dengan tambahan Command Center Purwokerto yang mencakup 10 Kabupaten/Kota di wilayah kerja PLN UP3 Purwokerto, UP3 Cilacap, dan UP3 Tegal ini, seluruh area kerja PLN UID Jawa Tengah & DIY sudah sepenuhnya tercover. Dengan begitu pelayanan gangguan akan lebih cepat dan efisien.
Advertisement
Baca juga: Dengan Populasi 260 Juta Jiwa, Indonesia Berpeluang Tiru Strategi China Bangkitkan Ekonomi
“Ini merupakan command center kami yang ke-3, dengan layanan ini respon kami terhadap keluhan pelanggan semakin cepat dan semakin baik. Harapan lain adanya peningkatan efektivitas dalam bekerja,” terang General Manager PLN UID Jawa Tengah & DIY, Feby Joko Priharto, dalam rilisnya, Sabtu (12/9/2020).
Command Center PLN merupakan pusat komando yang memerintahkan petugas pelayanan teknik terdekat untuk menindaklanjuti aduan pelanggan. Kehadiran layanan baru ini akan mempercepat penanganan gangguan atau keluhan pelanggan, karena pemberian penugasan berdasarkan pantauan realtime posisi petugas di aplikasi map display.
Baca juga: Bantul Diberi Hibah Lahan & Bangunan Bendung Tegal Senilai Rp159 Miliar
Pada kesempatan ini turut hadir me-launching, Bupati Banyumas, Achmad Husein. Ia mengapresiasi langkah yang dilakukan PLN.
“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PLN karena telah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya layanan command center ini dapat memberikan feedback kepada PLN, sehingga nanti bisa menjadi evaluasi kepada yang memberikan layanan,” tutur Achmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ribuan Peserta PBI JKN Dinonaktifkan, Bupati Sleman Alihkan ke APBD
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Gempa Pacitan M6,4 Terjadi Dini Hari, Ini Data BMKG
- Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Jumat 6 Februari 2026
- BMKG Catat Gempa Susulan Pacitan Seusai Magnitudo 6,4
- Gempa Pacitan M 6,4 Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Jogja
- BMKG Catat Gempa Pacitan M6,4, Tak Menimbulkan Tsunami
- Gempa Pacitan Magnitudo 6,4 Ganggu KA Lodaya Jalur Selatan
- BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pacitan M6,2 Dipicu Subduksi
Advertisement
Advertisement



