Advertisement
Preman Pasar Dilibatkan untuk Penegakan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19
Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta (dua dari kanan) saat mengimbau karyawan salah satu warung makan di selatan Pasar Bantul untuk menerapkan protokol kesehatan, Rabu (8/7/2020). - Istimewa/Dokumen Satpol PP Bantul
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Berbagai upaya dilakukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) guna menegakkan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Wakil Ketua Pelaksana II Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan pihaknya bakal melibatkan preman-preman pasar untuk melakukan pendisiplinan protokol kesehatan. Khususnya, dalam operasi yustisi penggunaan masker yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Namun, cara yang dikedepankan tetap dengan pendekatan humanis tanpa kekerasan.
Advertisement
Gatot yang juga Wakapolri itu menjelaskan, Polri dan TNI akan memberikan arahan langsung kepada para preman pasar dalam pendisiplinan penggunaan masker. Namun, yang lebih diutamakan dalam pendisiplinan iyu yakni pendekatan humanis.
"Kita juga berharap penegak disiplin internal di klaster-klaster pasar. Di situ kan ada 'jegger-jegger'nya. Kita harapkan menerapkan disiplin, tapi tetap diarahkan oleh TNI-Polri dengan cara-cara humanis," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Kamis (10/9/2020).
Gatot mengemukakan, selain di pasar, pihaknya juga akan melakukan penjagaan di klaster-klaster yang dianggap rawan penyebaran Covid-19. Salah satunya yakni, klaster perkantoran yang saat ini paling rawan penyebaran virus corona.
"Tujuannya adalah untuk meminimalisir penularan di klaster-klaster tersebut. Jadi, mungkin jangan kaget kalau ada Polisi ada TNI ada Satpol PP, tujuan kita bukan untuk tujuan represif. Tujuan kita untuk menyelamatkan," katanya.
Lebih lanjut, Gatot menyampaikan operasi yustisi terkait penggunaan masker akan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, selain melibatkan TNI-Polri dan Pemerintah Daerah juga turut melibatkan Kejaksaan.
"Kamtib [keamanan dan ketertiban] kita lakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan akan ada sanksi yang lebih tegas," pungkasnya.
Berita ini sudah ditayangkan di Okezone dengan judul Preman Pasar Dilibatkan dalam Disiplinkan Protokol Kesehatan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
Advertisement
Ikuti Google Maps, Pemudik Malah Masuk Jalan Sawah di Sleman
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Simpan Ini! Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 24 Maret 2026
- Jadwal KRL Keberangkatan dari Palur & Solo Balapan, Selasa 24 Maret
- Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo 24 Maret 2026, Cek di Sini
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 24 Maret 2026, Simak Waktunya
- Cuaca Jogja Selasa Ini Didominasi Cerah, Ini Rinciannya
- Ketegangan Memanas, Iran Sebut Tak Ada Negosiasi dengan AS
- Trans Jogja Makin Praktis, Ini Rute dan Tarifnya
Advertisement
Advertisement







