Sudah Sebulan Iini Indonesia Masuk Zona Merah CDC Amerika

Tenaga medis penanganan Covid/19 memeriksa pasien di RSUD Kabupaten Musi Banyuasin. istimewa
08 September 2020 21:47 WIB Muhammad Khadafi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Perkembangan kasus virus Corona (Covid-19) di Indonesia mengkhawatirkan. Nyatanya, sudah satu bulan negara ini masuk daftar zona merah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.

Mengutip laman resmi CDC, Indonesia mendapatkan status zona merah per 6 Agustus 2020.

Peringatan level 3 atau zona merah ini dikeluarkan atas dasar pertimbangan tingkat penularan virus Corona di Indonesia. Selain itu CDC menilai fasilitas kesehatan di Indonesia terbatas.

“Jika Anda sakit di Indonesia dan membutuhkan perawatan medis, sumber daya mungkin terbatas,” demikian mengutip laman resmi CDC, Selasa (8/9/2020).

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, pada 6 Agustus 2020, penambahan kasus harian Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.882 orang. Angka ini merangkak naik dibandingkan dengan Juni, di mana penambahan kasus harian masih berkisar 900 orang hingga 1.000 orang.

Hingga hari ini, belum ada pembaruan data dari CDC mengenai status Indonesia. Namun, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah kasus harian telah naik 61,85 persen dibandingkan dengan posisi 6 Agustus 2020 atau menjadi 3.046 orang.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa kondisi Indonesia saat ini terbilang mengkhawatirkan. Selama dua pekan terakhir jumlah kasus positif naik dua digit setiap pekannya atau 33,0 persen dan 18,6 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

“Kondisi hari ini kita harus memerhatikan betul-betul urusan kesehatan dengan baik terlebih dahulu agar ekonomi bisa bangkit,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Selasa (8/9/2020).

Hal itu diikuti pula dengan kenaikan wilayah tingkat risiko tinggi penularan virus Corona. Per 6 September 2020, jumlahnya naik 7,7 persen atau dari 65 kabupaten/kota menjadi 70 kabupaten/kota.

Sebelumnya, pada akhir Agustus 2020, zona merah naik lebih dari 100 persen atau menjadi 65 kabupaten/kota. Sebanyak 43 wilayah berubah status dari zona oranye (tingkat risiko sedang) menjadi risiko tinggi atau zona merah.

Sumber : Bisnis.com