Bulan Ini Warga Jogja Bakal Saksikan Hari Tanpa Bayangan, Catat Waktunya

Foto ilustrasi. - Reuters
03 September 2020 08:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-- Pada bulan September 2020 ini kembali akan terjadi fenomena alam yang langka, yakni hari tanpa bayangan atau kulminasi matahari. Ketika kulminasi, matahari akan tepat di atas garis khatulistiwa atau titik zenith.

Mengutip dari Lapan, Rabu (2/9/2020), Indonesia terbentang dari 6 derajat Lintang Utara hingga 11 derajat Lintang Selatan dan membelah garis khatulistiwa. Dengan lokasi geografis seperti ini, matahari akan berada di atas Indonesia ketika tengah hari pada bulan September–Oktober.

Saat matahari berada di atas Indonesia, tidak ada bayangan yang terbentuk oleh benda tegak tidak berongga ketika tengah hari. Fenomena ini pun disebut sebagai Hari Tanpa Bayangan.

Baca juga: Viral Parkir di Sekitar Taman Pintar Kelewat Mahal, Ini Tanggapan Dishub Jogja

Hari tanpa bayangan terjadi dua kali setahun untuk kota-kota yang terletak di antara Garis Balik Utara (Tropic of Cancer; 23,4 derajat LU) dan Garis Balik Selatan (Tropic of Capricorn; 23,4 derajat LS).

Sementara untuk kota-kota yang terletak tepat di Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan akan mengalami hari tanpa bayangan hanya sekali setahun yakni ketika Solstis Juni (21/22 Juni) maupun Solstis Desember (21/22 Desember). Di luar wilayah tersebut, matahari tidak akan berada di Zenit ketika tengah hari sepanjang tahun.

Baca juga: Dinas Kebudayaan Sleman Gelar Festival Ketoprak secara Daring

Nah untuk waktu dan tanggal Kulminasi Matahari akan berbeda di setiap wilayah Indonesia.

Di Pulau Sumatera

- Sabang pada 7 September pukul 12.36.40 WIB

- Banda Aceh pada 8 September pukul 12.37.57 WIB

- Medan pada 11 September pukul 12.21.53 WIB

- Gunungsitoli pada 19 September pukul 12.23.22 WIB

- Padang pada 25 September pukul 12.10.11 WIB

- Muarasiberut pada 27 September pukul 12.14.08 WIB

- Pekanbaru pada 21 September pukul 12.07.14 WIB

- Tanjungpinang pada 20 September pukul 11.55.33 WIB

- Kepulauan Natuna pada 12 September pukul 11.43.23 WIB

- Jambi pada 26 September pukul 11.56 48 WIB

- Bengkulu pada 2 Oktober pukul 12.00.12 WIB

- Enggano pada 6 Oktober pukul 11.58.57 WIB

- Palembang pada 30 September pukul 11.50.56 WIB

- Pangkalpinang pada 28 September pukul 11.46.08 WIB

- Manggar pada 30 September pukul 11.36.50 WIB

- Bandarlampung pada 6 Oktober pukul 11.47.00 WIB

Di Pulau Jawa

- Serang pada 8 Oktober pukul 11.42.52 WIB

- Jakarta pada 8 Oktober pukul 11.40.06 WIB

- Bogor pada 9 Oktober pukul 11.40.03 WIB

- Bandung pada 10 Oktober pukul 11.36.30 WIB

- Semarang pada 10 Oktober pukul 11.25.12 WIB

- Surakarta pada 12 Oktober pukul 11.23.06 WIB

- Yogyakarta pada 13 Oktober pukul 11.24.44 WIB

- Surabaya pada 11 Oktober pukul 11.15.41 WIB

- Banyuwangi pada 14 Oktober pukul 11.08.33 WIB

- Kepulauan Kangean pada 10 Oktober pukul 11.05.37 WIB

Di Pulau Kalimantan

- Pontianak pada 22 September pukul 11.35.21 WIB

- Palangkaraya pada 28 September pukul 11.14.55 WIB

- Nunukan pada 11 September pukul 12.07.21 WIB

- Tanjungselor pada 15 September pukul 12.05.25

- Samarinda pada 24 September pukul 12.03.23 WIB

- Banjarmasin pada 1 Oktober 12.11.14 WIB

Di Pulau Sulawesi

- Miangas pada 8 September pukul 11.31.17 Wita

- Manado pada 19 September pukul 11.34.20 Wita

- Gorontalo pada 21 September pukul 11.40.46 Wita

- Palu pada 25 September pukul 11.52.08 Wita

- Majene pada 2 Oktober pukul 11.53.24 Wita

- Barabai pada 29 September pukul 12.08.43 Wita

- Makassar pada 6 Oktober pukul 11.50.20 Wita

- Kendari pada 3 Oktober pukul 11.38.55 Wita

- Wakatobi pada 6 Oktober pukul 11.33.43 Wita

Di Pulau Bali dan Nusa Tenggara

- Buleleng pada 14 Oktober pukul 12.05.26 Wita

- Denpasar pada 15 Oktober pukul 12.04.52 Wita

- Mataram pada 15 Oktober pukul 12.01.16 Wita

- Sumbawa Besar pada 15 Oktober pukul 11.56.04 Wita

- Ende pada 15 Oktober pukul 11.39.05 Wita

- Waingapu pada 18 Oktober pukul 11.44.04 Wita

- Kupang pada 19 Oktober pukul 11.30.31 Wita

- Ba'a (Rote Ndao) pada 21 Oktober pukul 11.32.22 Wita

Di Kepulauan Maluku dan Papua

- Daruba (Morotai) pada 17 September pukul 12.21.14 WIT

- Sofifi pada 21 September pukul 12.22.47 WIT

- Ambon pada 2 Oktober pukul 12.16.34 WIT

- Tual pada 7 Oktober pukul 11.56.38 WIT

- Saumlaki pada 13 Oktober pukul 12.00.55 WIT

Berita ini sudah ditayangkan di Okezone dengan judul Hari Tanpa Bayangan Kembali Terjadi pada September 2020, Ini Lokasinya

Sumber : Okezone