Advertisement
Pendaftar Gelombang 5 Kartu Prakerja Capai 1,77 Juta Orang, Kapan Gelombang 6?
Warga membuka laman www.prakerja.go.id saat mengikuti pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4, di Serang, Banten, Sabtu (8/8/2020). Pemerintah kembali membuka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 4 untuk menekan angka pengangguran dengan kuota untuk 800.000 orang. - ANTARA
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kelima telah ditutup pada Minggu (23/8/2020) pukul 12.00 WIB. Jumlah pendaftar pada gelombang kelima tercatat mencapai 1,77 juta orang, meningkat dibandingkan dengan gelombang keempat yang diminati oleh 1,20 juta orang.
Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengemukakan bahwa peserta yang lulus pada tahap seleksi gelombang kelima berjumlah 800.000 orang sebagaimana gelombang sebelumnya.
Advertisement
Dia mengemukakan bahwa pihak Project Management Office (PMO) Kartu Prakerja tengah merekonsiliasi data pendaftar untuk diumumkan kepada peserta melalui pesan singkat.
“Untuk gelombang sebelumnya, telah terjaring 800.000 orang dan mereka sudah memulai membeli berbagai pelatihan yang ditawarkan mitra platform digital kami,” kata Louisa saat dihubungi Bisnis-jaringan Harianjogja.com, Senin (24/8/2020).
Sementara itu, untuk informasi pendaftaran gelombang keenam, Louisa belum bisa memastikan kapan proses seleksi akan dibuka. Meski demikian, dia menyatakan bahwa para peserta yang belum lulus pada gelombang sebelumnya dapat kembali mendaftar dan mengikuti seleksi.
“Akan kami sampaikan jadwalnya dalam beberapa hari ini,” kata Louisa.
Adapun, mengenai penerima manfaat prioritas yang menjadi sasaran program sebagaimana terhimpun dalam data Kementerian Ketenagakerjaan, Louisa mengemukakan bahwa para calon peserta tetap harus mendaftar program secara mandiri.
“Mereka yang termasuk dalam daftar prioritas langsung menjadi prioritas, tetapi mereka tetap harus melalui tahapan pendaftaran. Jumlah total dari peserta prioritas yang bergabung akan kami sampaikan kemudian,” lanjutnya.
Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Mohammad Rudy Salahuddin mengemukakan bahwa 80 persen penerima manfaat di setiap gelombang bakal diprioritaskan pada 2,1 juta korban pemutusan hubungan kerja (PHK) yang telah diverifikasi oleh Kemenaker.
Artinya, dari 800.000 kuota yang diberikan, 640.000 di antaranya bakal dijaring dari pekerja dalam data tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
Jadwal KRL Solo-Jogja 6 April 2026, Cek Jam Keberangkatan Terbaru
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
- Viral Meteor Langit di Lampung, Ini Fakta Sebenarnya
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 5 April 2026
- Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya
- Lengkap! Jadwal Misa Paskah 2026 di Jogja, Sleman dan Bantul
- Lima Nama Muncul di Muscab PKB Sleman, Ini Daftarnya
Advertisement
Advertisement







