Advertisement
Persentase Kematian Covid-19 di Indonesia Melampaui Rata-Rata Dunia
Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien COVID-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta, Kamis (9/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti\\n
Advertisement
Harianjogja.cm, JAKARTA - Angka kematian karean Covid-19 di Indonesia cukup mengkhawatirkan bila dibandingkan rata-rata dunia.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan persentase kasus kematian di Indonesia akibat Covid-19 masih lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata kematian di dunia.
Advertisement
Wiku mengatakan per 20 Agustus 2020, persentase kematian akibat virus Corona (Covid-19) di Indonesia adalah 4,35 persen, sedangkan rata-rata dunia adalah 3,50 persen.
BACA JUGA: Pria Tertidur di Perempatan Wirosaban Ternyata Pegawai Penyapu Jalan DLH Kota Jogja
Persentase kematian akibat Covid-19 pada hari ini lebih rendah jika dibandingkan persentase kematian akibat Covid-19 nasional per 19 Agustus 2020 yaitu 4,44 persen.
"Ada 21 provinsi dengan kematian di bawah rata-rata dunia per 19 Agustus 2020," kata Wiku dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/8/2020).
Dari 21 provinsi tersebut, salah satunya adalah DKI Jakarta dengan persentase 3,33 persen.
Berikut ini daftar 21 provinsi dengan kematian di bawah rata-rata dunia per 19 Agustus 2020:
1. Maluku Utara (3,38 persen)
2. DKI Jakarta (3,33 persen)
3. Sumatra Barat (3,11 persen)
4. Sulawesi Selatan (3,1 persen)
5. Sulawesi Tengah (3,07 persen)
6. Jawa Barat (2,79 persen)
7. DI Yogyakarta (2,74 persen)
8. Aceh (2,62 persen)
9. Gorontalo (2,58 persen)
10. Sulawesi Barat (2,19 persen)
11. Maluku (1,96 persen)
12. Jambi (1,63 persen)
13. Riau (1,54 persen)
14. Sulawesi Tenggara (1,48 persen)
15. Bali (1,21 persen)
16. Papua Barat (1,1 persen)
17. Papua (1,08 persen)
18. Kep. Bangka Belitung (0,93 persen)
19. Kalimantan Barat (0,88 persen)
20. Kalimantan Utara (0,61 persen)
21. NTT (0,61 persen)
Sementara itu, berdasarkan laporan harian Satgas Penanganan Covid-19, pada hari ini, Kamis (20/8/2020) kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah 2.266 sehingga totalnya menjadi 147.211 kasus.
Sementara itu, total kasus positif bertambah 2.266 orang, sehingga total pasien positif Covid-19 menjadi 147.211 kasus. Di sisi lain, total kasus yang meninggal mencapai 6.418 orang atau bertambah 72 orang dari hari sebelumnya.
Adapun, jumlah kasus suspek pada hari ini sebanyak 79.484 orang, sedangkan jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 28.824 spesimen per hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dinkes Bantul Siaga Risiko KLB dan Kasus Keracunan Saat Lebaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Timteng Memanas, Pemerintah Siapkan Skenario Pemberangkatan Haji
- Idulfitri Jadi Kesempatan Baik Saling Hargai Perbedaan
- Lebaran Pemain PSIM, Donny ke Lombok, Raka Cahyana Mudik
- Warga Berburu Berkah Gunungan Grebeg Syawal
- Dua Kecelakaan Saat Malam Takbiran di Gunungkidul, Tiga Meninggal
- Bos Djarum Akan Dimakamkan di Rembang
- Garebeg Sawal 2026 Tanpa Gajah, Ini Penjelasan Kraton
Advertisement
Advertisement








