Percepat Response Time Gangguan, PLN Hadirkan Command Center di Semarang

Launching Command Center PLN dan Layanan Borderless Zona Semarang
18 Agustus 2020 17:17 WIB Media Digital News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG- PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Salah satu upayanya adalah dengan meresmikan Command Center PLN di Semarang.

Acara dengan tajuk “Launching Command Center PLN dan Layanan Borderless Zona Semarang” ini diselenggarakan pada Selasa, (18/8/2020) bertempat di PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Semarang.

Turut hadir pada kesempatan ini, General Manager PLN UID Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Feby Joko Priharto, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, dan Kepala Dinas ESDM Provinsi Jateng, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas ESDM Provinsi Jateng, Boedyo Dharmawan.

“Command Center PLN adalah pusat komando yang memerintahkan petugas pelayanan teknik terdekat dengan lokasi gangguan untuk menindaklanjuti pengaduan pelanggan,” Terang Feby.

Feby menambahkan dengan hadirnya Command Center ini akan mempercepat penanganan gangguan atau keluhan pelanggan, karena pemberian penugasan berdasarkan pantauan realtime posisi petugas di aplikasi map display.

“Selain mempercepat response time, keunggulan dari Command Center adalah memudahkan kendaraan layanan teknik bergerak bebas dalam melayani pelanggan dengan jangkauan area yang lebih luas secara borderless atau tanpa sekat,” Imbuhnya.

Command Center Semarang mencakup wilayah kerja PLN UP3 Semarang, Salatiga, Demak, Kudus, dan Pekalongan. Sebelumnya PLN UID Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta juga telah meresmikan Command Center di Yogyakarta dan Purwokerto.

Sementara itu Hendrar Prihadi mengapresiasi langkah yang dilakukan PLN, menurutnya sudah suatu tuntutan bagi perusahaan publik untuk mengutamakan kepuasan pelanggan, lewat launching Command Center dan Layanan Borderless ia berharap menjadi standar pelayanan PLN.

“Dengan borderless ini (petugas) yang lagi kosong bisa langsung bertindak, bergerak untuk mengatasi persoalan kelistrikan, yang mana sangat penting karena listrik sudah menjadi kebutuhan primer,” tuturnya.