Advertisement
Gedung Putih Tegaskan Pemilihan Suara AS Digelar 3 November 2020
Gedung Putih di Washington DC, AS - Reuters/Jason Reed
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows mengatakan bahwa Amerika Serikat akan mengadakan pemilihan pada tanggal 3 November 2020.
Dia juga mengatakan alasan Presiden Donald Trump menunda pemilihan suara di AS karena kekhawatiran tentang surat suara. "Kami akan mengadakan pemilihan pada 3 November dan presiden akan menang," kata Meadows di CBS dikutip dari channelnewsasia.com.
Advertisement
BACA JUGA : 8 Eks Petugas Pemilu Bantul Positif Covid-19, Ini Tanggapan
Trump pada hari Kamis mengangkat usulan menunda pemilihan AS 3 November, sebuah proposal yang segera ditolak oleh Demokrat dan rekan-rekannya dari Partai Republik di Kongres - satu-satunya cabang pemerintah dengan wewenang untuk melakukan perubahan seperti itu.
Para kritikus dan bahkan sekutu Trump menolak anggapan itu sebagai upaya serius untuk mengalihkan perhatian dari berita ekonomi yang menghancurkan, tetapi beberapa pakar hukum memperingatkan bahwa serangannya yang berulang kali dapat merusak kepercayaan pendukungnya dalam proses pemilihan. Meadows memperingatkan bahwa surat suara harus ditangani dengan benar tanpa memberikan bukti.
BACA JUGA : Pemerintah Minta Revisi UU Pemilu Jadi Prioritas Prolegnas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jelang Nataru, Bahan Kebutuhan Pokok di Gunungkidul Naik
Advertisement
Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global
Advertisement
Berita Populer
- Purbaya Siap Kucurkan Dana Darurat Bencana Banjir Sumatera
- Jerome Pelajari Dunia Aviasi untuk Perankan Pilot Penerbangan Terakhir
- Kelurahan Gowongan Jogja Rilis Buku untuk Edukasi Anak Pilah Sampah
- Main Malam Ini di Maguwoharjo, Claudia Scheunemann Minta Dukungan
- DPR Minta Dana Darurat APBN Segera Dipakai untuk Banjir Sumatera
- Indonesia dan Uni Eropa Perkuat Dialog Lintas Agama
- Uji Coba Malioboro Full Pedestrian, Pedagang Tetap Bisa Melintas
Advertisement
Advertisement



