Listrik Sebagian Jawa Tengah & DIY Padam karena Tali Layangan, PLN Langsung Gerak Cepat

Ilustrasi - Istimewa
01 Agustus 2020 11:27 WIB Media Digital News Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Gangguan pada Subsistem Kesugihan, Jumat (31/7/2020), pukul 22.00 WIB berdampak pada 17 gardu induk dan menyebabkan hilangnya pasokan 511 MW. Imbasnya, pasokan listrik di sebagian wilayah Jawa Tengah dan DIY padam. Gangguan itu disebabkan tali layangan.

Gerak cepat petugas atasi gangguan dengan melakukan konfigurasi pengaturan beban sehingga dampak padamnya listrik tidak terlalu lama dirasakan oleh masyarakat. Sabtu (1/8/2020) dini hari listrik kembali normal.

"Penyebab padamnya listrik adalah benang layang-layang yang menyangkut di jaringan transmisi di dekat Tower 184," ungkap Haris, Manajer Komunikasi PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY.

PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak. Daerah yang mengalami pemadaman listrik meliputi Kabupaten Kebumen, Cilacap, Wonosobo, Purworejo, Magelang, Temanggung, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kulonprogo, Brebes, Kota Magelang, dan Tegal.

"Di saat musim kemarau banyak yang menyalurkan hobi dengan bermain layang-layang atau balon udara, namun kami imbau sekali lagi jangan bermain di dekat jaringan listrik ataupun di bawah SUTET karena ini sangat membayakakan. Tali layang-layang yang putus atau balon udara yang menyangkut di jaringan akan menjadi penyebab listrik padam," kata dia.

Selain itu masyarakat juga diimbau untuk menghindari penggunaan benang kawat untuk layang-layang dan balon udara, serta menurunkan layang-layang setelah bermain, pastikan sudah aman tidak mengarah ke jaringan listrik.