Advertisement
Positif Covid-19, Seorang Nenek di Madiun Meninggal Dunia
Ilustrasi. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, MADIUN -- Seorang perempuan lanjut usia atau nenek-nenek di Desa Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun meninggal dunia karena positif Covid-19, Sabtu (18/7/2020).
Nenek-nenek berinisial SA asal Madiun ini sebelumnya diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Soelistyo Widyantono, mengatakan ada satu warga meninggal dunia karena Covid-19.
Advertisement
BACA JUGA : Sehari Bertambah 8: Lagi, Pasien Covid-19 di DIY Meninggal
Sebelumnya, pasien ini merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang telah menjalani perawatan di RSUD dr. Soedono Madiun. “Pasien ini adalah pasien nomor 40. Ini pasien PDP. Sebelumnya memang mengalami gejala seperti sesak napas, batuk, panas, dan pilek,” kata dia, Sabtu.
Soelis menuturkan pasien ini sebenarnya tidak memiliki riwayat pergi ke mana-mana. Tetapi, perempuan lansia ini diketahui aktif mengikuti kegiatan pengajian di desanya.
“Ini ibu rumah tangga. Ia aktif di pengajian. Seminggu tiga kali ikut pengajian, setiap hari Selasa, Kamis, dan Jumat,” ujar dia.
BACA JUGA : Corona di DIY: 7 Pasien Meninggal Dunia, 25 Pasien Sembuh
Atas dasar itu, Puskesmas Geger pun telah melakukan tracing terhadap pasien positif Covid-19 ini. Hasilnya ada 15 orang yang merupakan anggota kelompok pengajian yang diduga kontak erat dengan pasien dan keluarga pasien.
Mereka yang menjadi kontak erat nenek-nenek asal Madiun yang positif Covid-19 telah menjalani rapid test. Namun, terkait hasil rapid test-nya, Soelis mengaku belum mendapatkan laporan hasilnya. Saat ini jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Madiun ada sebanyak 40 orang. Dengan 34 pasien di antaranya telah dinyatakan sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
- Idulfitri Jadi Kesempatan Baik Saling Hargai Perbedaan
Advertisement
47 Tahun BBPPMT Yogyakarta, Membangun Transmigrasi Masa Kini
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Film Na Willa, Kisah Masa Kecil yang Mengusik Cara Memaknai Hidup
- Konflik Timteng Picu Kerugian Maskapai Global hingga Rp900 Triliun
- Posko Ramah Pemudik Gereja Aloysius Gonzaga Dibuka hingga H+5 Lebaran
- Dana Desa Tahap 1 Mulai Disalurkan April di Bantul
- Peternak Gunungkidul Dapat Santunan Saat Ternak Mati Mendadak
- Botol Obat Ibuprofen Anak Tercemar, Ditarik Besar Besaran di AS
- Momentum Lebaran Harga Emas Antam Tidak Berubah, Ini Daftarnya
Advertisement
Advertisement








