Advertisement
Pesan Makanan Online untuk Anak-anak, Aman?
Ilustrasi e-commerce - CC0
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Di masa pandemi Covid-19, tak sedikit orang yang memesan makanan via online. Bahkan untuk makanan anaknya.
Dr. Ruci Lestari, spesialis gizi dari RSAB Harapan Kita mengatakan bahwa memesan makanan secara daring untuk dikonsumsi anak belum terjamin kebersihannya dibandingkan dengan memasak makanan sendiri.
Advertisement
"Seharusnya kalau bisa sebelum berangkat kerja disiapkan dulu untuk anak, saya khawatir si petugasnya yang pegang makanannya aman apa engga, kalau bisa pesan delivery seminimal mungkin. Misalnya mentok pesan dari luar bisa dicek kebersihannya, lalu pesan makanan yang lengkap gizinya tapi ini pilihan terakhir karena masak sendiri lebih sehat," tuturnya dalam Talkshow Keluarga Sehat, Radio Kesehatan, dilansir dari Bisnis.com--jaringan Harianjogja.com Rabu (15/7/2020).
Dikutip dari nytimes.com, makanan yang dibawa pulang dan dikirim keduanya berisiko lebih rendah daripada makan di luar, karena Anda cenderung tidak berada di dekat orang lain untuk jangka waktu yang lama. Pengiriman, bagaimanapun, sedikit lebih aman karena pengiriman tanpa kontak, yang memungkinkan pekerja meninggalkan makanan di depan pintu Anda, kata Ben Chapman, seorang profesor dan spesialis keamanan makanan di North Carolina State University. Karena pemesanan dan pembayaran dilakukan secara elektronik, pelanggan dan pekerja tidak perlu menyentuh.
Jika restoran tempat Anda memesan tidak menawarkan pengiriman, takeout atau dibawa pulang masih merupakan opsi yang relatif aman. Tetapi kedekatan pelanggan lain, menunggu makanan mereka, dapat menimbulkan bahaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
Advertisement
Petani Bambanglipuro Bantul Gropyokan Tikus Biang Kerok Gagal Panen
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Terban Jogja
- Penerbangan Internasional Semarang Dongkrak Investasi Singapura
- IUP Tambang Emas Martabe Dicabut, ESDM Tegaskan Lewat Kajian
- PSIM Jogja Kerap Tertahan Lawan Low Block, Ini Analisis Van Gastel
- Sultan HB X Terima Anugerah sebagai Anggota Kehormatan PWI
- Seleksi Petugas Haji 2026: Menhaj Tekankan Integritas dan Sanksi Tegas
- Kemendag Optimistis Harga Minyakita Turun Jelang Ramadan 2026
Advertisement
Advertisement



