Advertisement
4 Negara Terapkan Lockdown untuk Kali Kedua, Ini Daftarnya
Petugas medis bersiap memeriksa masyarakat di Michigan Health Professionals Covid-19 melalui fasilitas pengujian di Millennium Medical Group di Farmington Hills, Michigan, Amerika Serikat, Selasa (7/4/2020). - Bloomberg/Emily Elconin
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Sejumlah negara memberlakukan lagi pembatasan sosial atau lockdown setelah jumlah kasus Covid-19 global yang tembus 13 juta.
Kasus positif virus Corona menyentuh angka 13 juta kasus di dunia pada Senin (13/7/2020). Adapun, kasus terbesar ditemukan di Amerika Serikat dengan 3,4 juta kasus, kemudian diikuti Brasil dengan 1,9 juta kasus dan India sebanyak 879.466 kasus.
Advertisement
Dilansir dari The Guardian, Selasa (14/7/2020), negara-negara yang akhirnya memberlakukan pembatasan sosial fase kedua di antaranya adalah:
1. Hong Kong
Kota ini akan memberlakukan social distancing ketat mulai Selasa tengah malam, mengikuti peringatan pemerintag risiko wabah yang semakin meluas.
Masyarakat diwajibkan menggunakan masker di kendaraan umum. Restoran tidak memperbolehkan makan di tempat dan hanya melayani bawa pulang di atas pukul 18.00 - 05.00.
South China Morning Post mengungkapkan, warga yang tidak menggunakan masker akan dikenai denda HK$5.000. Bar, pusat kebugaran, karaoke, Ocean Park, Disneyland ditutup.
Hal ini dioutuskan setelah Hong Kong mencatatkan 41 kasus baru pada Senin.
2. Filipina
Presiden Rodrigo Duterte akan mengumumkan peraturan karantina baru pada Rabu (15/7/2020). Kemungkinan besar pemberlakuan tersebut termasuk di Manila.
Perwakilan WHO di Manila mengungkapkan terlalu dini menganggap Filipina sudah mencapai puncak pandemi Covid-19.
Saat ini Filipina mencatatkan 57.000 kasus, 1.599 meninggal, dan 20.371 orang telah sembuh.
"Jumlah kasus masih belum proporsi signifikan jika dilihat dari populasi globalatau populasi di Filipina. Kemungkinan besar belum [mencapai puncak]," kata Rabindra Abeyasinghe seperti dikutip dari Inquirer.
3. Amerika Serikat
Dengan peningkatan jumlah kasus mencapai 60.000 per hari dalam sepekan terakhir, gubernur California telah memerintahkan seluruh bar tutup. Sementara restoran, bioskop, dan museum diminta berhenti beroperasi di dalam ruangan.
Kondisi ini malah diperburuk dengan perang antara Donald Trump dan penasehat kesehatan senior Gedung Putih Anthony Fauci.
The New York Times mencatatkan terdapat total lebih dari 3,3 juta kasus Covid-19 di AS dengan kematian mencapai 135.402.
4. Australia
Kasus Covid-19 baru di Australia mencapai 183 orang per 13 Juli, menjadikan total 10.251 kasus dengan kematian sebanyak 108. Sementara itu, 7.835 orang sudah dinyatakan sembuh.
New South Wales langsung menerapkan restriksi di bar, membatasi pemesanan tempat makan maksimal 10 orang, maksimal pengunjung restoran dibatasi 300 orang.
Hal ini seiring dengan klaster baru yang terdeteksi di sebuah klub di Sydney, The Crossroads. Pemberlakuan denda senilai AU$55.000 bagi yang melanggar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- MRP Kecam Penembakan Pilot Smart Air oleh KKB di Papua
- Satgas Ungkap 20 KKB Serang Pesawat Smart Air di Papua, Dua Kru Tewas
- DPR Desak SKB Tiga Menteri Atasi 11 Juta PBI BPJS Nonaktif
- Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
Advertisement
Jadwal Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, Minggu 15 Feb
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Bandara YIA Xpress 13 Februari 2026, Akses Cepat ke YIA
- AKBP Didik Tersangka Narkoba, Koper Disita di Tangerang
- Eks Dirut PT DSI Ditahan, Kasus TPPU Rp2,4 Triliun
- Harga Emas UBS dan Galeri24 Turun, Cek Update 14 Februari 2026
- Dukung Program 3 Juta Rumah, Bank Jateng Perkuat KPR FLPP
- Rusia Siap Dukung Bandar Antariksa Biak Indonesia
- Edukasi Gizi MBG di SDN Margomulyo I, 145 Siswa Diajari Isi Piringku
Advertisement
Advertisement







