Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Virus Corona telah diyakini bisa menular lewat udara.
Virus Corona yang menjadi penyebab pandemi masih terus berkembang. Terbaru, para peneliti menyebut bahwa virus ini bisa menular melalui udara atau airborne.
Sekarang bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui bukti yang muncul tentang masalah ini. Faktanya, WHO bahkan telah merevisi beberapa pedoman covid-19 untuk memperhitungkan kemungkinan penularan SARS-CoV-2 ke udara dalam ruangan.
Dalam sebuah pernyataan, WHO mengatakan, "Penularan melalui udara terutama di lokasi dalam rauanga tertentu, seperti ruang yang penuh sesak dan tidak berventilasi selama periode waktu yang lama dengan orang yang terinfeksi tidak dapat disingkirkan. Demikian seperti dilansir dari lama Healthshots.
Ini adalah perubahan nyata dari sikap badan kesehatan internasional. Sebelumnya mereka menyangkal kemungkinan penularan melalui udara dan meminta bukti yang lebih pasti.
WHO juga mencatat bahwa penelitian yang mengevaluasi wabah covid-19 di restoran, praktik paduan suara dan kelas kebugaran menunjukkan virus itu mungkin telah menyebar di udara.
Penularan dari orang ke orang — di mana orang yang terinfeksi bersin atau batuk, melepaskan tetesan yang terinfeksi yang kemudian dihirup oleh orang lain, sehingga menginfeksi mereka — telah menjadi penyebab utama kekhawatiran.
Dalam transmisi melalui udara, butiran-butiran ini tetap menggantung di udara untuk waktu yang lama yang mampu menginfeksi seseorang lama setelah pembawa telah meninggalkan daerah itu.
Sebagai permulaan, memakai masker menjadi lebih penting. Ketika Anda berada di luar ruangan dengan masker yang menutupi hidung dan mulut Anda dengan benar, maka kemungkinan Anda menghirup patogen yang tergantung di udara menjadi sangat tipis.
Tinggal di rumah, di ruang yang berventilasi baik, juga merupakan tindakan pencegahan lain yang bisa kita ambil untuk tetap aman. Menjauhkan diri dari operator yang memungkinkan dan membatasi tamu di rumah dapat memastikan bahwa rumah Anda adalah zona bebas covid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.