Advertisement
Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa untuk Menteri Desa Dinilai Tepat
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar saat memberikan sambutan pemberian anugerah gelar Doktor Honoris Causa, Sabtu (11/7/2020). - @Youtube.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemberian gelar Doktor Honoris Causa untuk Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar mendapatkan respons positif dari Anggota DPR RI.
Anggota Komisi II DPR RI Sukamto mengatakan pihaknya telah menyimak pidato yang disampaikan oleh Menteri Desa PDTT terkait pemberian gelar kehormatan. Menurutnya sangat sesuai jika UNY memberikan gelar tersebut karena Abdul Halim Iskandar memiliki komitmen terhadap pembangunan masyarakat desa.
Advertisement
“Saya kira tepat sekali UNY memberikan anugerah gelar Doktor Honoris Causa tentang pemberdayaan desa kepada Bapak Menteri. Ternyata setelah kami mendengar pidato beliau luar biasa, mencakup segala aspek, baik itu dari pendidikan keadilan, pembangunan dan desa mandiri,” katanya Sabtu (11/7/2020).
Sukamto tidak menampik bahwa pidato yang disampaikan Menteri Desa tersebut belum semuanya bisa tercapai dengan cepat. Namun bisa menjadi arah pembangunan desa di masa saat ini dan mendatang.
“Meski pun [realisasinya] tidak secepat apa yang mereka programkan ini akan berhasil, kalau beliau paling tidak dua kali saja jadi menteri desa seperti ini akan membawa kemajuan bangsa dan negara,” kata anggota Fraksi PKB ini.
BACA JUGA : UNY Beri Gelar Doktor Honoris Causa Menteri Desa PDTT
Ia menambahkan saat ini banyak tantangan dalam rangka pemberdayaan desa, terutama mendapatkan dukungan para penegak hukum agar pengawasan bisa dilakukan dengan benar. Selain itu pentingnya mendapatkan dukungan dari kementerian/lembaga lainnya.
“Kami tergugah dengan pidato Bapak Menteri [Desa] saat mendengar beliau bahwa desa bisa menjadi terdepan, untuk Indonesia jadi negara maju, sehingga cita-cita beliau nanti kami dukung bersama otomatis. Program beliau sangat lengkap,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Rp160 Juta Disiapkan untuk Pakan Monyet Demi Lindungi Lahan Pertanian
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks 28 Maret dari Jogja ke Kutoarjo, Ini Rinciannya
- Empat Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 28 Maret 2026
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- 2 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Jember, 1 Tewas dan 1 Hilang
Advertisement
Advertisement







