Advertisement
ASDP Prediksi 27 Ribu Kendaraan Padati Pelabuhan Bakauheni Sabtu Malam
Kondisi Pelabuhan Bakauheni. - Harian Jogja - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, BAKAUHENI – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengantisipasi lonjakan signifikan pada puncak arus balik libur Lebaran 2026 gelombang kedua yang diprediksi terjadi pada 28-29 Maret 2026.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan bahwa volume kendaraan yang akan menyeberang dari Pulau Sumatra menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni diperkirakan menembus angka 25.000 hingga 27.000 unit kendaraan.
Advertisement
Hingga Sabtu (28/3/2026) sore, data reservasi menunjukkan pergerakan penumpang masih sangat tinggi, terutama bagi mereka yang memilih melakukan perjalanan di malam hari.
Berdasarkan data operasional hingga pukul 15.30 WIB, jumlah reservasi kendaraan tercatat sudah mencapai 18.000 unit. Heru menjelaskan bahwa masih terdapat sekitar 30 persen pengguna jasa yang belum melakukan perjalanan kembali, sehingga potensi penumpukan kendaraan dalam waktu yang berdekatan menjadi fokus perhatian utama pihak otoritas pelabuhan.
BACA JUGA
"Kami meyakini karakteristik penumpang yang melakukan perjalanan malam hari masih tinggi, sehingga kesiapsiagaan personel dan infrastruktur terus ditingkatkan," ujar Heru di Bakauheni.
Guna meredam kepadatan, ASDP telah menyiapkan strategi operasional adaptif melalui penerapan skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB). Skema ini bertujuan untuk mempercepat durasi putaran kapal (port time) di dermaga saat terjadi eskalasi volume kendaraan.
"Jika malam ini terjadi puncaknya, kami berlakukan TBB. Kapal yang tiba di Merak dari Bakauheni akan langsung membongkar muatan dan segera kembali lagi ke Bakauheni tanpa menunggu pemuatan penumpang dari sisi Merak," jelasnya.
Selain percepatan bongkar muat, ASDP juga memperkuat pengendalian arus melalui sistem penundaan (delaying system) di sejumlah zona penyangga (buffer zone) strategis. Langkah ini diambil untuk memastikan kendaraan yang masuk ke area pelabuhan telah memiliki tiket reservasi serta mencegah terjadinya kemacetan panjang di akses menuju dermaga.
Masyarakat diimbau untuk datang sesuai jadwal yang tertera pada tiket guna mendukung kelancaran aliran kendaraan di kantong-kantong parkir pelabuhan.
Di sisi lain, Heru Widodo mengingatkan para pemudik untuk mewaspadai kondisi cuaca ekstrem yang saat ini melanda sebagian besar wilayah perairan Indonesia. Faktor keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama, sehingga pengguna jasa diharapkan terus memantau informasi terkini mengenai jadwal keberangkatan yang mungkin terdampak kondisi alam.
Kesiapan fisik pengendara serta kelaikan kendaraan juga menjadi poin penting yang ditekankan ASDP demi menjamin keamanan selama perjalanan menyeberangi Selat Sunda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, Minggu 29 Maret 2026: Tarif Rp8.000
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks 28 Maret dari Jogja ke Kutoarjo, Ini Rinciannya
- Empat Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 28 Maret 2026
- Mobil MBG Dipakai Angkut Sampah, SPPG Langsung Ditutup
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- Prakiraan Cuaca Sabtu 28 Maret Hujan Ringan Merata di DIY
- Diguyur Hujan Deras, GT Purwomartani Sempat Ditutup Sementara
- Urus SIM Akhir Pekan di Jogja, Ini Jadwal Sabtu 28 Maret 2026
Advertisement
Advertisement







