Prabowo Bahas Kerja Sama PLTN dengan Rosatom Rusia
Presiden Prabowo menerima petinggi Rosatom Rusia untuk membahas kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia.
Kabar duka datang dari dunia akademisi dan pemerintahan. Juwono Sudarsono, mantan Menhan di era Gus Dur dan SBY, meninggal dunia di RS Pondok Indah. /Wikipedia.
Harianjogja.com, JAKARTA—Kabar duka menyelimuti tanah air atas berpulangnya Juwono Sudarsono, sosok intelektual sekaligus negarawan yang tercatat pernah mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan di bawah kepemimpinan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Informasi mengenai wafatnya tokoh senior ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, pada Sabtu (28/3/2026). Berita kehilangan ini menjadi duka mendalam bagi institusi pertahanan dan dunia pendidikan Indonesia mengingat kontribusi besar almarhum selama puluhan tahun mengabdi pada negara.
Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta, tepat pada pukul 13.45 WIB.
Almarhum dikenal sebagai sosok akademisi murni yang berhasil menjembatani dunia pemikiran dengan kebijakan publik, terbukti dengan dipercayanya beliau dalam berbagai posisi strategis di kabinet yang berbeda-beda.
Rico Ricardo Sirait menyebutkan bahwa pihak keluarga saat ini tengah mempersiapkan segala keperluan terkait kepulangan almarhum ke rumah duka sebelum prosesi penghormatan terakhir dilakukan.
Rencana pemakaman bagi pria yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada masa Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu (29/3/2026).
Juwono Sudarsono akan dimakamkan secara terhormat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas jasa-jasanya terhadap nusa dan bangsa.
Prosesi ini diprediksi akan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, pejabat kementerian, hingga kolega akademisi dari berbagai institusi yang ingin memberikan penghormatan terakhir.
Jejak karier Juwono Sudarsono dalam pemerintahan Indonesia sangatlah panjang dan lintas era, dimulai sejak menjabat sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup pada periode kepemimpinan Presiden ke-2 RI Soeharto.
Selain piawai dalam urusan diplomasi dan pertahanan, dedikasinya di bidang lingkungan dan pendidikan nasional menjadikannya salah satu teknokrat paling dihormati di tanah air.
Hingga berita ini diturunkan, ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan yang merasa kehilangan atas berpulangnya sang profesor yang dikenal sangat rendah hati dan memiliki wawasan luar biasa luas tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo menerima petinggi Rosatom Rusia untuk membahas kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Transformasi ekonomi di DIY dan Jawa Tengah dinilai tidak sepenuhnya menggeser akar budaya lokal.
Jelang Iduladha 2026, Dispertapang Kulonprogo perketat pengawasan hewan kurban. PMK nol kasus, namun ancaman penyakit lain tetap diwaspadai.
PN Tipikor Bengkulu vonis bebas 4 terdakwa kasus korupsi lahan tol. Hakim sebut tidak ada unsur melawan hukum.
Simak jadwal lengkap SPMB SMA/SMK DIY 2026, kuota jalur, hingga tahapan pendaftaran. Pastikan tidak terlewat!