Jam Malam di Sidoarjo Kembali Diberlakukan karena Kasus Corona Masih Mengkhawatirkan

Penutupan jalan dalam rangka pemberlakukan jam malam di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. - Antara/Indra
04 Juli 2020 05:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SIDOARJO - Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, ditutup menyusul pelaksanaan jam malam sejak pukul 22.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sidoarjo Kombespol Sumardji saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Jumat (3/7/2020), mengatakan ada lima ruas jalan yang ditutup saat penerapan jam malam ini.

"Di antaranya Pos lalu lintas Waru dari arah Surabaya menuju Sidoarjo, Kawasan Alun-alun Sidoarjo, traffic light dari arah Porong menuju Sidoarjo, Pertigaan Suko, Cemengkalang menuju Kota Sidoarjo, Traffic light Maspion 2 menuju Kota Sidoarjo," katanya.

Ia mengatakan penerapan jam malam ini sama dengan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dulu.

"Pembatasan ini berlaku mulai hari ini sampai dengan angka penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo melandai," katanya.

Ia mengatakan untuk pekerja masih bisa melakukan aktivitas mereka asalkan menunjukkan surat tugas dari perusahaan masing-masing dan ditunjukkan kepada petugas yang jaga.

"Kami tetap bertindak tegas dan juga humanis," katanya.

Ia menjelaskan ada sekitar 350 orang petugas gabungan yang dilibatkan dalam kegiatan ini dari berbagai unsur, seperti TNI, Polri dan juga Satpol PP.

"Sama seperti saat pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) seperti dulu," katanya.

Ia mengatakan kalau memang ada pekerja yang masuk malam tetap bisa lewat dengan menunjukkan surat tugas mereka kepada petugas.

"Kami dalam melakukan penindakan tetap mengedepankan humanis yang tegas terutama bagi mereka yang tidak mengenakan masker saat keluar rumah," katanya.

Hingga Jumat malam jumlah pasien positif Covid-19 di Sidoarjo bertambah sebanyak 66 orang menjadi sebanyak 1.769 orang. Sebanyak 254 orang sembuh dan 118 orang meninggal serta 9 orang pending (dalam verifikasi).

Sumber : Antara