Advertisement
Ingin Terhindar dari Kolestrol Tinggi? Lakukan Ini!
Ilustrasi - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Kolesterol tinggi bisa disebabkan oleh kebiasaan makan-makanan berlemak dan pola hidup yang tidak sehat.
Tentunya hal tersebut menjadi masalah serius karena meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke.
Advertisement
Oleh karena itu penting untuk mengetahui kadar kolestrol di dalam tubuh. Sebab biasanya, tidak ada gejala yang jelas jika kolestrol di dalam darah ternyata tinggi.
“Kolesterol dapat berubah dengan sangat cepat, itulah sebabnya olahraga dan makan sehat harus dimasukkan ke dalam rutinitas sehari-hari,” ujar ahli gizi Helen Bond dilansir dari Express UK oleh Bisnis.com--jaringan Harianjogja.com, Kamis (2/7/2020).
Bond menyebut perubahan gaya hidup dan kebiasaan makan sangat penting untuk membantu menurunkan kolesterol. Membatasi camilan yang tidak sehat, mengawasi porsi, dan jumlah lemak jenuh pada makanan, makan banyak buah dan sayuran, serta aktif beraktivitas seperti berolahraga akan membantu menurunkan kadar kolesterol.
Perlu juga pertimbangkan untuk menambahkan makanan penurun kolesterol khusus ke dalam makanan sehari-hari yang akan membantu mendorong kadar kolesterol menjadi normal, sebelum pemeriksaan dan pemeriksaan kolesterol berikutnya.
“Kolesterol dapat memengaruhi orang yang sangat muda dan sangat tua,” sebut Bond. Hanya karena Anda masih muda bukan berarti Anda bisa berpuas diri, karena sejumlah besar orang dewasa, pada mudanya juga memiliki kadar kolesterol yang terlalu tinggi,” tuturnya.
Bond menjelaskan berdasarkan survei kesehatan, satu dari enam orang dewasa berusia antara 16 dan 24 tahun memiliki kadar kolesterol total yang tinggi. Oleh karena itu, pencegahan perlu dilakukan sejak dini.
Dia menambahkan ada sejumlah makanan yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan kadar kolestrol di dalam darah. Antara lain, rempah-rempah, termasuk cabai, paprika, dan kayu manis.
Sayuran kaleng termasuk tomat cincang, kacang-kacangan, biji-bijian yang sehat termasuk beras basmati coklat, bubur gandum dan soba. Kemudian minyak, cuka, dan bumbu, buah kering, ikan kaleng, hingga popcorn.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Naikkan Gaji 60 Persen Saat Perang, Strategi atau Tanda Krisis?
- BPOM Cabut Izin Edar 8 Kosmetik, Promosi Berbau Asusila
- KPK Periksa Gus Alex Terkait Korupsi Kuota Haji Seusai Penahanan Yaqut
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
Advertisement
Arus Keluar Tol Jogja-Solo ke Jogja Naik Drastis 65 Persen
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Uber Cup 2026: Harapan Indonesia Akhiri Puasa Gelar 30 Tahun
- Misi Berat Ashley Cole: Hentikan 7 Laga Tanpa Menang Cesena
- Dua Perempuan Bobol Rumah Kosong di Kulonprogo, Motor Dibawa Kabur
- Janice Tjen Tantang Putintseva di Debut Miami Open 2026
- Anwar Usman Pamit di Sidang MK Setelah 15 Tahun Mengabdi
- MrBeast Usir Conan OBrien di Oscar 2026, Kode Host Baru?
- Hector Souto Panggil 19 Pemain Baru untuk Timnas Futsal Indonesia
Advertisement
Advertisement








