Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Kerugian Capai Rp89 Triliun
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Presiden Jokowi. /ANTARA FOTO-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo kembali aktif melakukan kunjungan kerja ke daerah untuk mengecek penanganan COVID-19 serta penanggulangan dampaknya.
"Presiden Joko Widodo dengan adaptasi kebiasaan baru berdasar protokol kesehatan ketat kembali aktif melakukan kunjungan kerja, blusukan ke daerah-daerah," kata Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (30/6/2020).
Ia mengatakan, pandemi COVID-19 belum surut dan masih berdampak pada kelangsungan hidup warga. Presiden melakukan kunjungan kerja ke daerah untuk memastikan sistem penanganan COVID-19 dan kegiatan pembangunan berjalan.
"Oleh karenanya Presiden mengunjungi posko penanganan dan penanggulangan COVID-19 dan melakukan observasi berbagai proses pembangunan sosial ekonomi," kata dia.
Menurut Fadjroel, Presiden ingin memastikan kegiatan pelayanan publik dan pembangunan tetap berjalan dan membawa dampak positif langsung bagi rakyat.
"Prinsip dasar arah kepemimpinan dengan kebiasaan blusukan ini adalah keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan hidup sosial ekonomi rakyat," katanya.
Pada Selasa, Presiden mengunjungi beberapa daerah di Jawa Tengah untuk menyampaikan arahan mengenai penanganan COVID-19 serta meninjau kegiatan perekonomian. Presiden sebelumnya mengunjungi beberapa daerah di Jawa Timur untuk tujuan serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Benarkah main judi online bisa terdeteksi dari KK atau NIK? Simak kaitan pemadanan data dengan bansos, cara klarifikasi, dan cek pinjaman lewat SLIK OJK.
Nostalgia era 1990-an memang menyenangkan, tetapi tidak semua kebiasaan masa lalu perlu diwariskan. Simak 5 kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan.
Utang luar negeri Indonesia mencapai US$454,8 miliar pada Juli 2026. Singapura menjadi negara kreditor terbesar, disusul AS, Tiongkok, Jepang, dan Hong Kong.
Fabio Quartararo menjelaskan alasan memilih Honda untuk MotoGP 2027 meski Ducati masih menjadi salah satu kekuatan utama.
Apple meminta izin memakai data Siri untuk pengembangan AI. Pengguna bisa menolak tanpa mematikan Siri. Begini cara mengaturnya.