Vandalisme 378 Muncul di Pagar Kantor Baru DPD PSI Solo
Vandalisme 378 muncul di pagar kantor baru DPD PSI Solo. Yogo mengaku tak tahu maksud tulisan yang baru terlihat sore hari.
Sampah bekas bungkus makanan dan minuman serta daun kering terlihat menumpuk di jalur lambat Jl Adisucipto, Manahan, Banjarsari, Solo, Senin (29/6/2020). /Solopos-Nicolous Irawan.
Harianjogja.com, SOLO -- Petugas Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Solo dibuat kewalahan dengan kondisi kontainer sampah di jalur lambat Jl Adisucipto dekat Stadion Manahan, Solo, Senin (29/6/2020) pagi.
Bak sampah dari besi berukuran 3 meter x 1,2 meter persegi itu dipenuhi sampah. Bahkan sebagian sampah itu meluber ke luar kontainer. Kondisi itu menjadi sorotan para netizen setelah diunggah di media sosial (medsos) Instagram. Mereka merasa prihatin dengan kondisi itu. Apalagi kondisi tersebut terjadi di dekat stadion kebanggaan wong Solo yang akan jadi tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada 2021.
Kepala DLH Solo, Gatot Sutanto, saat dimintai tanggapan Solopos.com, Senin, mengonfirmasi banyaknya sampah di bak dekat Stadion Manahan Solo itu. Dia langsung menerjunkan petugas kebersihan DLH untuk mengangkut sampah begitu mendapat informasi tersebut.
Selain itu petugas DLH Solo telah memindahkan kontainer sampah ke area kebun bibit Balekambang. “Sampah langsung kami bersihkan, kontainer kami pindahkan agar tidak terulang kejadian yang sama,” ujar Gatot via ponsel.
Dia tidak berani menuduh siapa pelaku pembuang sampah ke kontainer di Manahan hingga menumpuk begitu banyak. Tapi dari hasil pengecekan petugas, diketahui sampah yang dibuang berupa sedotan, rambut, dan sabut kelapa.
“Ada juga sisa makanan yang begitu banyak. Kami tidak berani menuduh siapa yang membuang. Tapi seharusnya kontainer hanya digunakan untuk membuang sampah dedaunan hasil sapuan jalan petugas kebersihan,” kata dia.
Untuk mengantisipasi pembuangan sampah di sekitar Stadion Manahan, DLH Solo sudah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja Solo. Petugas Satpol PP yang berjaga di Plaza Manahan diminta ikut mengawasi aktivitas warga.
“Beberapa waktu lalu aman-aman saja. Tapi ini kok sampahnya banyak sekali. Kalau orang yang lari-lari saya kira sampahnya enggak seperti itu. Kami sudah minta bantuan Satpol PP, yang buang sampah sembarangan agar ditegur,” urai dia.
Gatot menduga sampah-sampah itu sengaja dibuang orang tak bertanggung jawab di kontainer Manahan pada malam hari untuk mengindari pantauan petugas. Untuk itu pengawasan akan dilakukan lebih ketat pada malam hari.
Tapi Gatot tidak menampik kemungkinan sampah-sampah itu merupakan penumpukan selama dua hari yakni Sabtu-Minggu (27-28/6/2020). Pada Sabtu petugas hanya bertugas setengah hari dan Minggu libur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Vandalisme 378 muncul di pagar kantor baru DPD PSI Solo. Yogo mengaku tak tahu maksud tulisan yang baru terlihat sore hari.
Ekspansi OpenAI, Anthropic, Google DeepMind, dan perusahaan AI lain memperketat pasar kantor Singapura. Harga sewa diprediksi naik 10 persen.
MotoGP 2027 digelar dalam 22 seri. Mandalika menjadi seri ke-20 pada 29-31 Oktober, disusul Adelaide dan Valencia.
Harvest Moon 26 September 2026 bukan pemicu gempa, tsunami, atau letusan gunung api. Daryono menjelaskan kaitannya dengan pasang laut dan rob.
Tiga dari empat wakil Indonesia di nomor tunggal badminton Asian Games 2026 lolos ke 16 besar. Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Putri KW menang.
Daftar HP Huawei yang mendapat HarmonyOS 7 pada 2026. Ada Mate 80, Mate 70, Pura 90, Nova 16 hingga Mate X7. Cek jadwal dan fitur barunya.