Erick Thohir Diyakini Maju Pilpres 2024

Menteri BUMN Erick Thohir memberikan sambutan dalam acara 1st Indonesia Healthcare Corporation Medical Forum di Jakarta, Senin (10/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
20 Juni 2020 09:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir diyakini maju dalam pemilu 2024. Erick maju baik menjadi presiden maupun wakil presiden.

Direktur lembaga Indopolling, Wempy Hadir, memprediksi Erick Thohir, bisa berpeluang maju dalam Pemilu 2024 melalui poros ketiga.

Dalam poros ketiga, selain Erick, nama-nama lain yang berpeluang antara lain Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto.

"Kita tahu bahwa Erick Thohir saat ini adalah menteri BUMN dan juga menjadi banyak perbincangan publik. Selain itu rekam jejak Erick Thohir juga cukup bagus di mata publik," kata dia, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (20/6/2020).

Selain itu, lanjutnya, nama AHY, Muhaimin Iskandar, dan Airlangga Hartarto juga bisa jadi bakal calon presiden atau wakil presiden dari poros ini.

Empat partai yang kemungkinan dapat mempertimbangkan untuk mendukung nama-nama di poros ketiga, adalah Partai Demokrat, PKB, dan Partai Golkar.

Adapun, ujar Hadir, poros pertama kemungkinan diisi Gerindra dan PDI Perjuangan yang sudah cukup kuat posisinya. Hal itu tampak dari realitas politik pada pemilu lalu.

Dia mengatakan Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto, sebetulnya memiliki latar belakang yang tak bertolak belakang dengan PDI Perjuangan. Terlebih apabila menilik peristiwa pada 24 Juli 2019 yang lalu, di mana Prabowo membangun komunikasi dengan Megawati Soekarnoputri.

Lalu poros kedua, kata Hadir, adalah poros partai yang diprediksi akan condong kepada nama-nama alternatif yang juga kuat seperti Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Susi Pudjiastuti, dan Ridwan Kamil.

Partai-partai yang kemungkinan mengusung nama-nama itu adalah Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional.

Dengan demikian, menurut dia, tiga poros bisa dipetakan sebagai berikut:

Poros pertama, koalisi Gerindra-PDI Perjuangan, dan mungkin bersama PPP dengan bakal calonnya antara lain: Prabowo Subianto, Puan Maharani, Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini.

Poros kedua, koalisi Nasdem-PKS-PAN dengan bakal calonnya Anies Baswedan, Susi Pudjiastuti, dan Ridwan Kamil

Poros ketiga, koalisi Demokrat-PKB-Golkar dengan bakal calonnya Erick Thohir, Agus Yudhoyono, Muhaimin Iskandar, dan Airlangga Hartarto

Sumber : Antara