Advertisement
990 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19
Sejumlah warga negara Indonesia berada di pesawat Garuda yang disewa khusus di Bandar Udara Internasional Velana, Maldives, Jumat (1/5 - 2020) malam. KBRI Colombo merepatriasi mandiri gelombang kedua dengan memulangkan 347 pekerja migran Indonesia dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Covid/19. /ANTARA
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Warga negara Indonesia (WNI) yang terpapar virus corona atau Covid-19 di luar negeriper 3 Juni 2020 mencapai 990 orang dan tersebar di 37 negara.
Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri pada Rabu (3/6/2020) pukul 08.00, terdapat tambahan 12 orang positif Covid-19 dibandingkan sehari sebelumnya. Tambahan WNI terpapar Covid-19 terjadi di AS (2 orang), Kanada (2 orang), Kuwait (1 orang), Qatar (2 orang), dan Rusia (2 orang).
Advertisement
Terdapat satu WNI meninggal akibat Covid-19 di Amerika Serikat. Dengan demikian, total kumulatif jumlah WNI terpapar Covid-19 di luar negeri menjadi 990 yang terdiri dari 543 sembuh, 56 meninggal, dan 391 dalam perawatan.
Sementara itu, terdapat penambahan WNI sembuh dari Covid-19 di luar negeri sebanyak 20 orang yang tersebar di AS (3 orang), Kuwait (6 orang), Qatar (1 orang), Rusia (1 orang).
Terdapat tiga orang anak buah kapal (ABK) yang juga sembuh dari Covid-19. Dengan demikian, persentase kesembuhan WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri hari ini naik menjadi 54,8 persen.
Malaysia menjadi negara dengan jumlah WNI terpapar Covid-19 tertinggi yang diikuti Arab Saudi.
Berikut rincian WNI terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri:
1. Amerika Serikat: 69 WNI (30 sembuh, 24 stabil, 15 meninggal)
2. Arab Saudi: 128 WNI (27 sembuh, 82 stabil, 19 meninggal)
3. Australia: 2 WNI (stabil)
4. Bahrain: 1 WNI (stabil)
5. Belanda: 8 WNI (3 sembuh, 1 stabil, 4 meninggal)
6. Belgia: 2 WNI (sembuh)
7. Brunei Darussalam: 5 WNI (sembuh)
8. Chile: 1 WNI (stabil)
9. Ekuador: 1 WNI (sembuh)
10. Filipina: 1 WNI (stabil)
11. Finlandia: 1 WNI (sembuh)
12. India: 75 WNI (sembuh)
13. Inggris: 19 WNI (14 sembuh, 2 stabil, 3 meninggal)
14. Irlandia: 1 WNI (sembuh)
15. Italia: 3 WNI (sembuh)
16. Jepang: 2 WNI (1 stabil, 1 sembuh)
17. Jerman: 12 WNI (7 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal)
18. Kamboja: 2 WNI (sembuh)
19. Kanada: 4 WNI (stabil)
20. Meksiko: 1 WNI (stabil)
21. Korea Selatan: 1 WNI (sembuh)
22. Kuwait: 72 WNI (32 sembuh, 38 stabil, 2 meninggal)
23. Malaysia: 157 WNI (40 sembuh, 115 stabil, 2 meninggal)
24. Oman: 1 WNI (sembuh)
25. Pakistan: 33 WNI (32 sembuh, 1 stabil)
26. Prancis: 4 WNI (3 sembuh, 1 stabil)
27. UEA: 44 WNI (28 sembuh, 14 stabil, 2 meninggal)
28. Qatar: 62 WNI (21 sembuh, 41 stabil)
29. RRT (Makau): 3 WNI (sembuh)
30. Rusia: 16 WNI (11 sembuh, 5 stabil)
31. Singapura: 52 WNI (47 sembuh, 3 stabil, 2 meninggal)
32. Spanyol: 13 WNI (sembuh)
33. Swedia: 1 WNI (stabil)
34. Taiwan: 3 WNI (sembuh)
35. Thailand: 1 WNI (stabil)
36. Turki: 2 WNI (1 sembuh, 1 meninggal)
37. Vatikan: 8 WNI (7 sembuh, 1 stabil)
38. Kapal Pesiar: 177 WNI (126 sembuh, 46 stabil, 5 meninggal).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement








