SBY Kenang Guruh Soekarnoputra dan Mahakarya Seni yang Ditinggalkan
SBY mengenang Guruh Soekarnoputra melalui pameran lukisan dan perbincangan di Istana serta menyoroti sumbangsihnya bagi seni dan Indonesia.
Plang tanda \"check point\" pengawasan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ditempatkan di Jalan Ciledug Raya, Jakarta, Kamis (23/4/2020). /ANTARA FOTO-Hafidz Mubarak
Harianjogja.com, JAKARTA--Gubernur DKI Jakarta menyatakan setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) fase ketiga dilalui, warga ibu kota bisa kembali berkegiatan karena situasi akan memasuki keadaan normal (new normal).
"Bila kedisiplinan itu kita kerjakan bersama-sama, maka nanti kemudian Jakarta bisa kembali berkegiatan, tentu normalnya baru. Orang biasa mengistilahkan new normal. Bukan kembali seperti yang kemarin, tapi normal yang baru," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa (19/5/2020).
Namun, apabila di dalam dua pekan ke depan, semua merasa PSBB sudah selesai, merasa dilonggarkan, merasa dikurangi, lalu berkumpul dan kegiatan-kegiatan pengumpulan orang terjadi, ada potensi angka penularan (reproduction number) naik lagi.
"Ingat, kita pernah berada di angka empat (satu orang menularkan empat orang) di bulan Maret. Kita tidak ingin kembali ke posisi itu. Kita ingin mempertahankan posisi seperti sekarang dan lebih turun lagi," kata dia.
Selama dua bulan ini (sejak PSBB pertama digulirkan), Anies menyampaikan bahwa Jakarta bisa sama-sama bekerja mengendalikan virus ini. Namun Anies mengharapkan semua pihak tidak mengendorkan kedisiplinan.
"Ini belum selesai. Saya ingin garisbawahi, tidak ada pelonggaran, jangan ada pengurangan, jangan ada merasa ini sesuatu yang sudah selesai," katanya.
"Dan jangan juga berangkat mudik, tinggalah tetap di Jakarta. Kita pastikan ibu kota kita ini betul-betul bisa berhasil mengendalikan Covid-19," kata Anies.
Jika disiplin dalam membatasi pergerakan diri dalam PSBB fase ketiga ini pada 22 Mei 2020 hingga 4 Juni 2020, meski masuk Idul Fitri, kata Anies, status PSBB tersebut akan menjadi yang terakhir di Jakarta.
"Ini akan bisa jadi PSBB penghabisan jika kita disiplin. Karenanya jangan sampai kita harus memperpanjang lagi," katanya.
Pihaknya mengambil semua keputusan mengandalkan kepada temuan-temuan ilmiah. Ini semua berbasis pada sains dan bukan kira-kira. "Seperti kelihatannya kok suasananya sudah enak, bukan seperti itu. Tetapi mengandalkan pada data-data seperti ini," kata Anies.
"Saya minta tetap disiplin. Meskipun kita memasuki musim lebaran, tetaplah berada di rumah, tetaplah bersama keluarga, kurangi kegiatan ke luar. Supaya kita bisa benar-benar mengakhiri masa PSBB ini," katanya.
Yang menentukan bukan pejabat pemerintah dan bukan sekadar penegak hukum. "Yang menentukan adalah kita semua," kata Anies.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
SBY mengenang Guruh Soekarnoputra melalui pameran lukisan dan perbincangan di Istana serta menyoroti sumbangsihnya bagi seni dan Indonesia.
Revitalisasi 71.744 sekolah ditargetkan pada 2027 dengan prioritas sekolah terdampak bencana, rusak berat, dan daerah 3T.
Harga emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Minggu 27 September 2026 naik. Cek harga jual dan buyback berbagai ukuran.
Simulasi UMP 2027 jika naik 7,5%-9,5%. UMP DKI Jakarta berpotensi mencapai Rp6,27 juta berdasarkan usulan KSPI dan Partai Buruh
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota pada Minggu. Yogyakarta diprakirakan mengalami udara kabur.
Prabowo Subianto menelon Rahmat Erwin Abdullah usai meraih emas dan memecahkan rekor dunia angkat besi Asian Games 2026.