700 WNI di Luar Negeri Dinyatakan Positif Covid-19, Lebih dari Setengahnya Sembuh

Ilustrasi-Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) antre untuk mendaftar repatriasi di Bandar Udara Internasional Colombo, Sri Lanka, Jumat (1/5/2020) malam. KBRI Colombo merepatriasi mandiri gelombang kedua dengan memulangkan 347 pekerja migran Indonesia (PMI) dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Covid-19. - ANTARA
17 Mei 2020 13:07 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Virus Corona atau Covid-19 menjangkit banyak warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Kementerian Luar Negeri mencatat pertambahan kasus Covid-19 terhadap warga Indonesia di luar negeri. Sedikitnya 709 WNI terkonfirmasi Corona dan 49,4 persen atau 400 di antaranya dinyatakan sembuh.

Berdasarkan keterangan Kementerian Luar Negeri di akun Twitter, penambahan kasus yang dialami WNI terjadi di Qatar, pasien sembuh di Beligia, serta penambahan korban meninggal di Kapal Pesiar Symphony of the Seas.

“Total WNI terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri adalah 809: 400 sembuh, 45 meninggal dan 364 dalam perawatan,” kicau akun @Kemlu_RI, Minggu (17/5/2020).

Hingga kini kasus tertinggi masih terjadi di Malaysia yaitu 108 kasus dengan 27 pasien sembuh, 79 stabil serta 2 orang meninggal dunia. Arab Saudi menyumbang kasus terbanyak dengan total 106 kasus dengan 22 orang sembuh, 72 stabil serta 12 meninggal dunia.

Kasus Covid-19 menginfeksi WNI juga tercatat dari kapal pesiar. Kementerian Luar Negeri menyebut 173 orang terkonfirmasi Corona dari kapal pesiar dengan 100 orang sembuh, 68 stabil serta 5 meninggal dunia.

Secara global, sedikitnya 4,42 juta orang di dunia terserang pandemi ini. Jumlah terbanyak terjadi di Amerika Serikat dengan 1,38 juta kasus, Spanyol 230.183 kasus, Rusia 272.043, Inggris 236.715 kasus serta Italia 223.885 kasus.

Berikut rincian WNI terkonfirmasi Corona di luar negeri:

  1. Amerika Serikat: 62 WNI (19 sembuh, 30 stabil, 13 meninggal)
  2. Arab Saudi: 106 WNI (22 sembuh, 72 stabil, 12 meninggal)
  3. Australia: 2 WNI (stabil)
  4. Belanda: 7 WNI (2 sembuh, 1 stabil, 4 meninggal)
  5. Belgia: 2 WNI (2 sembuh)
  6. Brunei Darussalam: 5 WNI (4 sembuh, 1 stabil)
  7. Ekuador: 1 WNI (sembuh)
  8. Filipina: 1 WNI (stabil)
  9. Finlandia: 1 WNI (sembuh)
  10. India: 75 WNI (74 sembuh, 1 stabil)
  11. Inggris: 19 WNI (14 sembuh, 2 stabil, 3 meninggal)
  12. Irlandia: 1 WNI (sembuh)
  13. Italia: 3 WNI (sembuh)
  14. Jepang: 2 WNI (1 stabil, 1 sembuh)
  15. Jerman: 12 WNI (7 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal)
  16. Kamboja: 2 WNI (sembuh)
  17. Kanada: 1 WNI (stabil)
  18. Meksiko: 1 WNI (stabil)
  19. Korea Selatan: 1 WNI (sembuh)
  20. Kuwait: 29 WNI (1 sembuh, 28 stabil)
  21. Malaysia: 108 WNI (27 sembuh, 79 stabil, 2 meninggal)
  22. Oman: 1 WNI (sembuh)
  23. Pakistan: 32 WNI (30 sembuh, 2 stabil)
  24. Prancis: 4 WNI (3 sembuh, 1 stabil)
  25. UEA: 29 WNI (12 sembuh, 15 stabil, 2 meninggal)
  26. Qatar: 34 WNI (5 sembuh, 29 stabil)
  27. RRT (Makau): 3 WNI (sembuh)
  28. Rusia: 13 WNI (6 sembuh, 7 stabil
  29. Singapura: 51 WNI (37 sembuh, 12 stabil, 2 meninggal)
  30. Spanyol: 13 WNI (11 sembuh, 2 stabil)
  31. Taiwan: 3 WNI (sembuh)
  32. Swedia: 1 WNI (stabil)
  33. Thailand: 1 WNI (sembuh)
  34. Turki: 2 WNI (1 sembuh, 1 meninggal)
  35. Vatikan: 8 WNI (6 sembuh, 2 stabil)
  36. Kapal Pesiar: 173 WNI (100 sembuh, 68 stabil, 4 meninggal).

Sumber : Bisnis.com