Advertisement
Rapid Test Massal untuk Seluruh Pasar dan Supermarket di Sleman Terhambat
Ilustrasi - Antara/Ahmad Subaidi
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berencana menggelar rapid test massal di pasar-pasar tradisional maupun supermarket. Namun, Pemkab masih merumuskan metode yang cocok untuk melakukan rapid test massal di sektor perdagangan tersebut.
"Kami masih mencari pola yang baik untuk melakukan rapid test massal di pasar dan pusat perbelanjaan. Sebab sebagian besar pusat perbelanjaan beroperasi di Sleman," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman sekaligus Koordinator Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman Joko Hastaryo, Kamis (14/5/2020).
Advertisement
Menurut Joko, rencana tersebut harus disusun secara matang karena Sleman terkendala jumlah petugas rapid test massal. "Kalaupun dilakukan tentu tidak semuanya, tapi dilakukan secara sampling saja," katanya.
Pola lainnya, ujar Joko, Pemkab bisa mendorong manajemen pusat perbelanjaan untuk melakukan rapid test massal secara mandiri di bawah pengawasan Dinkes Sleman. "Pusat perbelanjaan bisa membeli rapid test sendiri. Kami bisa berikan pilihan alat rapid test-nya. Kemudian untuk tenaga medisnya, mereka bisa bekerja sama dengan klinik swasta," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus DBD Gunungkidul Turun, 2025 Nihil Korban Jiwa
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Sampo Dipakai ke Wajah Viral, Dokter: Tak Dianjurkan, Berbahaya
- Gonjang-ganjing Pasar Saham, Sejumlah Petinggi OJK Mundur
- Kericuhan Suporter Usai Persita vs Persija Berhasil Diredam
- Demonstrasi Besar Tolak Operasi ICE Guncang Minneapolis AS
- JPS Sleman 2025 Terserap Rp14,5 Miliar, Pendidikan Dominan
- Raffi Ahmad Sampaikan Salam Prabowo untuk Korban Longsor di Bandung
- Jokowi Siap Turun Gunung Perkuat Struktur PSI hingga RT RW
Advertisement
Advertisement



