Ukraina Butuh Rp101 Triliun per Bulan untuk Pemulihan akibat Perang
Ukraina membutuhkan dana pemulihan sekitar US$5 miliar - US$7 miliar atau sekitar Rp72 triliun hingga Rp101 triliun per bulan.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Sembilan warga negara Indonesia (WNI) di Amerika Serikat meninggal dunia akibat Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha saat press briefing, Rabu (22/4/2020).
“WNI yang meninggal ada di 29 negara. Jumlah terbesar WNI yang meninggal karena Covid-19 ada di AS, sembilan orang. Di mana delapan orang dari negara bagian New York,” katanya.
Per hari ini, Kemenlu mencatat terdapat 20.000 ABK WNI yang bekerja di 154 kapal yang terdampak pemberhentian operasi kapal pesiar.
Terdapat dua orang ABK asal Indonesia yang tengah menjalani perawatan akibat terinfeksi Covid-19 di AS.
“Pihak KBRI kami sedang menghubungi keluarga masing-masing dan kami terhubung dengan pihak principal untuk memastikan pemenuhan hak,” tambahnya.
Seperti diketahui jumlah kasus positif Covid-19 di AS mencapai 751.273 kasus, atau yang tertinggi di dunia. Jumlah kematian mencapai 35.884 orang.
Sebanyak 38 WNI di AS terinfeksi Covid-19. Dua orang dinyatakan sembuh dan 27 orang dalam kondisi stabil. Total kasus WNI positif virus corona di luar negeri mencapai 536 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Ukraina membutuhkan dana pemulihan sekitar US$5 miliar - US$7 miliar atau sekitar Rp72 triliun hingga Rp101 triliun per bulan.
Saiful Mujani penuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait dugaan penghasutan di media sosial, siap kooperatif dalam proses hukum.
Kecelakaan maut di Wonosari, Gunungkidul menewaskan pengendara motor. Polisi masih memburu kendaraan misterius yang terlibat.
Menteri Agus Andrianto minta jajaran Imigrasi kooperatif usai OTT KPK terkait pengurusan KITAS dan KITAP di Jakarta Barat.
Dispar Sleman memprediksi perputaran uang wisata libur sekolah 2026 tembus Rp1,26 triliun dengan kunjungan hingga 450.000 wisatawan.
Austria, Kirgizstan, Portugal, Trinidad dan Tobago, dan Zimbabwe resmi jadi anggota tidak tetap DK PBB periode 2027–2028.