BGN Prioritaskan Dapur MBG di Daerah dengan Angka Stunting Tinggi
BGN memprioritaskan pembangunan dan aktivasi dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi. SPPG juga wajib mengantongi SLHS paling lambat 10 Agustus 2026.
Petugas mempersiapkan sarana dan prasarana rumah sakit darurat penanganan Covid-19 di Wisma Atlet Jakarta, Minggu (22/3/2020). Bisnis/Abdurachman
Harianjogja.com, JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indonesia (Polri) menyiapkan rumah sakit untuk menangani pasien Corona.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa saat ini TNI memilik 109 rumah sakit yang tersebar di seluruh Indonesia dan siap menampung pasien yang terjangkit virus Corona (Covid-19).
“Rumah sakit yang ada sudah dan sedang dipersiapkan sebagai ruang isolasi yang tiap rumah sakitnya mampu menampung 10-30 tempat tidur, sehingga apabila ada yang dinyatakan positif atau mengalami gejalamya bisa langsung masuk RS TNI,” kata Hadi dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (22/3/2020).
Sementara itu, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Agus Andrianto menyebutkan bahwa Polri memiliki 52 rumah sakit Brimob yang sudah disiapkan jajaran kepolisian untuk melayani masyarakat, terutama yang berstatus ODP (orang dalam pengawasan).
“RS Brimob menyediakan sekitar 2.000 kamar di 52 RS Brimod seluruh Indonesia, ini juga sebagai bagian dari upaya kami untuk mendukung kesehatan masyarakat di tengan wabah Covid-19 ini,” ungkap Agus.
Rumah sakit dari dua lembaga pengamanan negara tersebut juga bakal mendukung upaya pemerintah yang salah satunya membuat rumah sakit darurat untuk penanganan virus corona. Rumah sakit darurat pemerintah tersebut dibangun di dua lokasi, Wisma Atlet Kemayoran dan Pulau Galang.
Saat ini, progres pengerjaan rumah sakit darurat di Wisma Atlet Kemayoran sudah mencapai 100 persen dan siap digunakan mulai Senin (23/3/2020), sedangkan rumah sakit darurat di Pulau Galang pengerjaannya sudah mencapai 80 persen dan bisa digunakan mulai 28 Maret 2020.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menambahkan bahwa langkah tersebut bertujuan mengoptimalkan semua sumber daya nasional, baik di pusat maupun daerah.
“Harapannya, rumah sakit yang sudah ada untuk sesegera mungkin dioptimalisasi dan dimaksimalkan dengan baik. Daerah yang masih nol kasus juga diharapkan tetap melakukan aksi pencegahan dan tidak tinggal diam,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
BGN memprioritaskan pembangunan dan aktivasi dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi. SPPG juga wajib mengantongi SLHS paling lambat 10 Agustus 2026.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.