Wabah Corona Merebak, MUI Sebut Peringatan dari Allah

Logo MUI. - Wikipedia
03 Maret 2020 19:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Wabah virus corona disebut MUI sebagai peringatan dari Allah.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan semua elemen bangsa khususnya umat Islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, perbanyak berdoa, dan meninggalkan prilaku zalim agar terhindar dari musibah serta segala malapetaka. Seruan itu disampaikan menyusul mulai menyebarnya virus Corona ke Indonesia.

Wakil Sekretaris Jendral MUI, Solahuddin Al Ayyubi menjelaskan bahwa penyeberan virus Corona yang merebak di beberapa negera termasuk Indonesia bisa jadi merupakan peringatan bagi umat untuk lebih mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa.

"Karena penyebaran virus Corona ini bisa jadi merupakan peringatan dari Allah SWT, agar umat Islam semakin mendekatkan diri kepada-Nya," kata Solahudin saat jumpa pers di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020).

Disisi lain, MUI dikatakan Solahudin juga mengajak umat Islam untuk melakukan Qunut Nazilah saat melakukan ibadah shalat fardhu untuk menangkal malapetaka. Doa Qunut Nazilah itu dibacakan di rakaat terakhir setelah rukuk.

"Doa dibaca pelan saat salat sirriyah atau salat yang disunahkan tidak mengeraskan suara seperti salat zuhur dan Ashar, dan dibaca keras saat salat jahiriyah atau salat yang disunahkan mengeraskan suara seperti slat magrib, isya, dan subuh," tuturnya.

Selain itu, Solahudin juga mengimbau umat untuk memperbanyak wudhu dengan cara yang benar dan sempurna. Khususnya, kata dia, saat mencuci kedua tangan agar melakukannya lebih ekstra dengan memakai sabun.

"Karena sesuai keterangan para ahli kesehatan, cara-cara tersebut diyakini dapat menangkal penularan virus corona," katanya.

Kemudian, MUI juga meminta semua umat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan atau terpengaruh dengan berita bohong atau hoaks terkait virus corona. Di samping, kata dia, secara bersama-sama berupaya menangkal dan meminimalisir potensi penyebaran virus dengan nama resmi Covid-19 tersebut.

"Terakhir, meminta kepada umat Islam agar berpegang teguh kepada pola hidup yang islami, dimulai dari makanan, minuman, pakaian, demi meraih rida Allah SWT sesuai perintah agama," pungkasnya.

Sumber : Suara.com