Banjir Rob Pati Rendam 73 Rumah dan 85 Hektare Tambak
Banjir rob di Kecamatan Tayu, Pati, merendam 73 rumah dan 85 hektare tambak. Sebanyak 127 KK terdampak akibat tanggul laut yang jebol.
Paus Fransiskus/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Paus Fransiskus selaku pemimpin umat Gereja Katolik sempat dikabarkan terinfeksi virus Corona. Namun, kabar tersebut dibantah pihak Duta Besar Republik Indonesia untuk Tahta Suci Vatikan, Agus Sryono.
Kabar bohong atau hoaks tersebut muncul pasca batalnya Paus menghadiri acara Misa di Roma karena sakit. "Dari pantauan kami sampai Sabtu malam [29/2/2020] baik melalui berita resmi dari Vatikan, Italia, dan kontak pribadi dengan pejabat Vatikan, tidak satu pun menyatakan Paus Fransiskus terinfeksi virus corona. Mereka menyatakan “The Pope has a mild indisposition”," tulis Agus kepada Okezone, Minggu (1/3/2020).
Tidak hanya itu, Agus juga menjelaskan jika pihaknya terus memantau kesehatan terkini dari Paus Fransiskus. Mengingat, maraknya virus Corona di kawasan Eropa.
"Kami terus memonitor perkembangan kesehatan Paus Fransiskus," tulisnya lagi.
Sebelumnya diketahui, Paus Fransiskus terpaksa batal tampil pada acara Misa di Roma pada Kamis, 26 Februari 2020. Tetapi, Paus lebih memilih tetap berada di hotel "dekat Santa Marta" di mana dia tinggal. Menurut para pejabat, Paus akan segera melanjutkan tugasnya yang lain.
Adapun kabar hoaks itu menyatakan Paus Fransiskus dan dua pembantunya sudah dikarantina dan mendapat perawatan medis di dekat Santa Marta, hotel di Vatikan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Paus Fransiskus terpaksa batal tampil pada acara Misa di Roma seperti yang direncanakan karena “sedikit sakit”. Hal itu dilaporkan New York Post mengutip pernyataan dari Vatikan, di saat virus korona tengah mengganas di Italia.
Hal itu terjadi hanya sehari setelah Paus Francis memberikan dukungannya bagi para penderita virus korona selama Misa Rabu Abu, di mana dia sudah terlihat batuk dan menghembus melalui hidungnya.
Catatan Redaksi:
Berita ini sebelumnya berjudul "Paus Fransiskus dan Pembantunya Terjangkit Virus Corona". Berita ini oleh redaksi Harianjogja.com telah kami cabut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Banjir rob di Kecamatan Tayu, Pati, merendam 73 rumah dan 85 hektare tambak. Sebanyak 127 KK terdampak akibat tanggul laut yang jebol.
Mulai dari Pringgolayan hingga Paliyan, simak daftar lengkap 22 lokasi yang terdampak agar aktivitas Anda tidak terganggu!
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah DIY berawan pada Rabu, dengan potensi hujan ringan di Samigaluh dan Kalibawang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Disdukcapil Bantul mulai merasakan dampak efisiensi BBM. Program jemput bola IKD tetap berjalan, namun penyesuaian layanan berpotensi dilakukan.
Inggris gagal mengalahkan Ghana usai bermain imbang 0-0 pada laga Grup L Piala Dunia 2026. Kiper Benjamin Asare tampil gemilang menahan gempuran The Three Lions