Anggaran Transfer ke Daerah Turun, Ekonom Soroti Resentralisasi
Anggaran Transfer ke Daerah turun dari Rp848,52 triliun pada 2025 menjadi Rp727,2 triliun pada 2026. Ekonom menyoroti risiko resentralisasi.
Paus Fransiskus/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Paus Fransiskus selaku pemimpin umat Gereja Katolik sempat dikabarkan terinfeksi virus Corona. Namun, kabar tersebut dibantah pihak Duta Besar Republik Indonesia untuk Tahta Suci Vatikan, Agus Sryono.
Kabar bohong atau hoaks tersebut muncul pasca batalnya Paus menghadiri acara Misa di Roma karena sakit. "Dari pantauan kami sampai Sabtu malam [29/2/2020] baik melalui berita resmi dari Vatikan, Italia, dan kontak pribadi dengan pejabat Vatikan, tidak satu pun menyatakan Paus Fransiskus terinfeksi virus corona. Mereka menyatakan “The Pope has a mild indisposition”," tulis Agus kepada Okezone, Minggu (1/3/2020).
Tidak hanya itu, Agus juga menjelaskan jika pihaknya terus memantau kesehatan terkini dari Paus Fransiskus. Mengingat, maraknya virus Corona di kawasan Eropa.
"Kami terus memonitor perkembangan kesehatan Paus Fransiskus," tulisnya lagi.
Sebelumnya diketahui, Paus Fransiskus terpaksa batal tampil pada acara Misa di Roma pada Kamis, 26 Februari 2020. Tetapi, Paus lebih memilih tetap berada di hotel "dekat Santa Marta" di mana dia tinggal. Menurut para pejabat, Paus akan segera melanjutkan tugasnya yang lain.
Adapun kabar hoaks itu menyatakan Paus Fransiskus dan dua pembantunya sudah dikarantina dan mendapat perawatan medis di dekat Santa Marta, hotel di Vatikan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Paus Fransiskus terpaksa batal tampil pada acara Misa di Roma seperti yang direncanakan karena “sedikit sakit”. Hal itu dilaporkan New York Post mengutip pernyataan dari Vatikan, di saat virus korona tengah mengganas di Italia.
Hal itu terjadi hanya sehari setelah Paus Francis memberikan dukungannya bagi para penderita virus korona selama Misa Rabu Abu, di mana dia sudah terlihat batuk dan menghembus melalui hidungnya.
Catatan Redaksi:
Berita ini sebelumnya berjudul "Paus Fransiskus dan Pembantunya Terjangkit Virus Corona". Berita ini oleh redaksi Harianjogja.com telah kami cabut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Anggaran Transfer ke Daerah turun dari Rp848,52 triliun pada 2025 menjadi Rp727,2 triliun pada 2026. Ekonom menyoroti risiko resentralisasi.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menunjuk Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten
Sebanyak 283.270 kasus ISPA tercatat hingga 13 Oktober 2026. Simak lima kota dengan kualitas udara terburuk dan cara melindungi kesehatan.
Kebakaran Pegunungan Argopuro masih terpantau hingga Minggu pagi. Petugas memadamkan api di area terjangkau dan menghindari lokasi berisiko.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengembangkan konsep aglomerasi wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening (Bokor) untuk memperluas daya tarik pariwisata
KH Syukron Ma’mun, pendiri Ponpes Daarul Rahman, wafat di Jakarta Selatan setelah menjalani perawatan akibat gangguan jantung.