Klaten Ubah Sampah Jadi Listrik, Proyek Dimulai Tahun Ini
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Paus Fransiskus/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Paus Fransiskus selaku pemimpin umat Gereja Katolik sempat dikabarkan terinfeksi virus Corona. Namun, kabar tersebut dibantah pihak Duta Besar Republik Indonesia untuk Tahta Suci Vatikan, Agus Sryono.
Kabar bohong atau hoaks tersebut muncul pasca batalnya Paus menghadiri acara Misa di Roma karena sakit. "Dari pantauan kami sampai Sabtu malam [29/2/2020] baik melalui berita resmi dari Vatikan, Italia, dan kontak pribadi dengan pejabat Vatikan, tidak satu pun menyatakan Paus Fransiskus terinfeksi virus corona. Mereka menyatakan “The Pope has a mild indisposition”," tulis Agus kepada Okezone, Minggu (1/3/2020).
Tidak hanya itu, Agus juga menjelaskan jika pihaknya terus memantau kesehatan terkini dari Paus Fransiskus. Mengingat, maraknya virus Corona di kawasan Eropa.
"Kami terus memonitor perkembangan kesehatan Paus Fransiskus," tulisnya lagi.
Sebelumnya diketahui, Paus Fransiskus terpaksa batal tampil pada acara Misa di Roma pada Kamis, 26 Februari 2020. Tetapi, Paus lebih memilih tetap berada di hotel "dekat Santa Marta" di mana dia tinggal. Menurut para pejabat, Paus akan segera melanjutkan tugasnya yang lain.
Adapun kabar hoaks itu menyatakan Paus Fransiskus dan dua pembantunya sudah dikarantina dan mendapat perawatan medis di dekat Santa Marta, hotel di Vatikan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Paus Fransiskus terpaksa batal tampil pada acara Misa di Roma seperti yang direncanakan karena “sedikit sakit”. Hal itu dilaporkan New York Post mengutip pernyataan dari Vatikan, di saat virus korona tengah mengganas di Italia.
Hal itu terjadi hanya sehari setelah Paus Francis memberikan dukungannya bagi para penderita virus korona selama Misa Rabu Abu, di mana dia sudah terlihat batuk dan menghembus melalui hidungnya.
Catatan Redaksi:
Berita ini sebelumnya berjudul "Paus Fransiskus dan Pembantunya Terjangkit Virus Corona". Berita ini oleh redaksi Harianjogja.com telah kami cabut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Pemkab Blora segera mengoperasikan bus sekolah gratis bantuan Kemenhub di rute Kunduran-Blora setelah APBD Perubahan 2026 disahkan.
Menteri UMKM menyatakan pendapatan ojol tidak turun setelah skema komisi 92:8 berlaku. Penurunan penghasilan disebut dipengaruhi musim libur
Argentina melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Swiss 3-1 lewat extra time. Julián Álvarez dan Lautaro Martínez jadi penentu kemenangan.
FIFA menjual potongan rumput lapangan final Piala Dunia 2026 mulai US$450. Koleksi edisi terbatas ini hanya tersedia 2.026 unit per varian.
PIHPS mencatat harga pangan nasional hari ini. Bawang merah Rp46.650 per kg, daging ayam Rp37.000 per kg, dan telur Rp28.950 per kg.