KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Paus Fransiskus/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Paus Fransiskus selaku pemimpin umat Gereja Katolik sempat dikabarkan terinfeksi virus Corona. Namun, kabar tersebut dibantah pihak Duta Besar Republik Indonesia untuk Tahta Suci Vatikan, Agus Sryono.
Kabar bohong atau hoaks tersebut muncul pasca batalnya Paus menghadiri acara Misa di Roma karena sakit. "Dari pantauan kami sampai Sabtu malam [29/2/2020] baik melalui berita resmi dari Vatikan, Italia, dan kontak pribadi dengan pejabat Vatikan, tidak satu pun menyatakan Paus Fransiskus terinfeksi virus corona. Mereka menyatakan “The Pope has a mild indisposition”," tulis Agus kepada Okezone, Minggu (1/3/2020).
Tidak hanya itu, Agus juga menjelaskan jika pihaknya terus memantau kesehatan terkini dari Paus Fransiskus. Mengingat, maraknya virus Corona di kawasan Eropa.
"Kami terus memonitor perkembangan kesehatan Paus Fransiskus," tulisnya lagi.
Sebelumnya diketahui, Paus Fransiskus terpaksa batal tampil pada acara Misa di Roma pada Kamis, 26 Februari 2020. Tetapi, Paus lebih memilih tetap berada di hotel "dekat Santa Marta" di mana dia tinggal. Menurut para pejabat, Paus akan segera melanjutkan tugasnya yang lain.
Adapun kabar hoaks itu menyatakan Paus Fransiskus dan dua pembantunya sudah dikarantina dan mendapat perawatan medis di dekat Santa Marta, hotel di Vatikan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Paus Fransiskus terpaksa batal tampil pada acara Misa di Roma seperti yang direncanakan karena “sedikit sakit”. Hal itu dilaporkan New York Post mengutip pernyataan dari Vatikan, di saat virus korona tengah mengganas di Italia.
Hal itu terjadi hanya sehari setelah Paus Francis memberikan dukungannya bagi para penderita virus korona selama Misa Rabu Abu, di mana dia sudah terlihat batuk dan menghembus melalui hidungnya.
Catatan Redaksi:
Berita ini sebelumnya berjudul "Paus Fransiskus dan Pembantunya Terjangkit Virus Corona". Berita ini oleh redaksi Harianjogja.com telah kami cabut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.