Advertisement
Tak Terlacak, Harun Masiku Diduga Tak Lagi Pakai Ponsel
Ilustrasi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Harun Masiku diduga sudah tidak menggunakan telepon genggam dalam pelarian. Wakil Ketua KPK Alexander Warwata mengatakan Harun Masiku tidak menggunakan telepon genggam agar tidak terlacak penyidik KPK. "Dia tahu bahwa ponsel ini bisa dilacak di mana saja, apalagi dengan GPS itu. Saya yakin dia juga sudah enggak pakai ponsel," kata Alex di Gedung Merah Putih KPK akhir pekan ini.
Meski Harun sulit dilacak, Alex menegaskan KPK tetap berupaya membekuk tersangka kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR itu.
Advertisement
Salah satu langkah yang dilakukan KPK adalah mendekat orang-orang yang diduga sempat berkomunikasi dengan Harun Masiku.
"Kita identifikasi siapa sih orang-orang yang dekat dengan yang bersangkutan, apakah kita akan menyadap dan sebagainya, itu menjadi ranah penyidik," kata Alex.
Selain itu, KPK juga membentuk tim satgas khusus untuk menemukan Harun. "Kami sudah keluarkan satgas khusus, dan sudah keluarkan daftar pencarian orang (DPO) tapi belum dapatkan," katanya.
Dia mengatakan hingga saat ini KPK masih melakukan pencarian. Meskipun demikian, dia enggan menanggapi alasan lambatnya pencarian buronan tersebut. Apalagi, pencarian sudah berlangsung kurang lebih satu bulan. KPK masih menaruh harapan terhadap Polri yang melakukan pencarian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
Advertisement
Suara Berisik dari Gudang Bongkar Aksi Pencurian di Godean Sleman
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ancaman Trump Picu Ketegangan Baru, China Minta Perang Dihentikan
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Kasus Amsal Sitepu: DPR RI Minta Kejagung Sanksi Tegas Kajari Karo
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 3 April 2026
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
Advertisement
Advertisement








