Pulang Bertemu Keluarga, Begini Kisah Haru WNI dari Wuhan Seusai Karantina 2 Pekan di Natuna

WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China berpose sebelum berangkat ke Jakarta dari Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (15/2/2020). - Antara
15 Februari 2020 17:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sebanyak 238 Warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China telah selesai diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau. Mereka mengaku senang dan sudah tidak sabar untuk bertemu dengan keluarganya di daerah masing-masing.

"Tadi nangis karena terharu karena bisa pulang. Ini nanti akan dijemput sama pemda provinsi," kata Rapiska, mahasiswa Indonesia yang belajar di sebuah universitas di Provinsi Hubei, China, ketika ditemui sebelum menaiki pesawat untuk kembali ke Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Rapiska adalah satu dari 238 WNI yang harus menjalani observasi di Natuna, Kepulauan Riau setelah berhasil dievakuasi oleh pemerintah dari Wuhan, pusat penyebaran dari COVID-19 atau virus corona.

Virus corona jenis COVID-19 mulai mewabah di China pada Desember 2019 dan sampai dengan Februari 2020 telah menginfeksi lebih dari 60.000 orang dan mengakibatkan kematian lebih dari 1.300 orang, kebanyakan berada di China daratan.

Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Kepala BNPB Doni Monardo terbang ke Natuna untuk secara seremoni mengembalikan para WNI itu ke Jakarta, yang kemudian akan terbang ke daerah masing-masing.

Menurut Menkes Terawan, para WNI itu semua berada dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apapun selama masa observasi dua pekan.

Selanjutnya, dia meminta dinas kesehatan masing-masing daerah untuk ikut memantau para WNI tersebut.

"Jadi itu untuk membantu mereka-mereka juga di dalam bersosialisasi dengan masyarakat maupun dengan keluarga. Jadi tetap dinas kesehatan bertanggung jawab dan terus memantau dan kita sudah koordinasikan dengan mereka," jelas Menkes Terawan.

Sumber : Antara