Erick Thohir Jadi Menteri yang Disukai Pekerja Milenial

Meneg BUMN Erick Thohir (tengah) bersama Wakil Menteri Kartika Wirjoatmajo (kedua kanan) dan Dirut Jiwasraya Hexana Tri Sasongko (kedua kiri) saat mengikuti rapat kerja Panja Jiwasraya bersama komisi VI di Gedung Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (29/1/2020). Dalam raker tersebut Panja meminta Kementerian BUMN segera membayarkan polis asuransi nasabah yang dimulai pada bulan Maret 2020.ANTARA FOTO - Muhammad Iqbal
11 Februari 2020 08:07 WIB Sholahuddin Al Ayyubi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Selama bekerja 100 hari pertama di Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mendapatkan respon positif dari publik. Berdasarkan hasil survei dari Indonesia Political Opinion (IPO), sebanyak 31,1% responden mengaku menyukai cara kerja Erick Thohir.

Setelah Erick Thohir, menteri lain yang disukai publik adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebesar 25%, lalu disusul Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebesar 21,5%. 

Tidak hanya itu, sebagian mahasiswa dan milenial juga mengapresiasi cara kerja Erick Thohir dalam melakukan terobosan di Kementerian BUMN saat ini.

Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Oktaviany menyebut bahwa Erick Thohir  berhasil memangkas budaya birokrasi yang rumit dan memilih menggunakan gaya perusahaan swasta yang profit minded dalam menjalankan Kementerian BUMN. 

Dia menyarankan agar Kementerian BUMN dapat turun ke bawah untuk memperkuat aturan dan SOP yang ada saat ini di Indonesia. "Perlu lebih terjun ke lini bawah juga dan perkuat aturan and SOP. Soalnya saya sebagai pekerja milenial yang bermitra dengan BUMN lini bawah masih merasakan sejumlah hal negatif yang telah membudaya lama di lini bawahnya," ujarnya di Jakarta, Senin (10/2/2020).

Secara terpisah, Akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Endi Aulia Garadian mengatakan langkah Erick Thohir yang meninggalkan dunia bisnis dan memilih mengabdi ke masyarakat patut diapresiasi.

Dia menyebut pemikiran Erick Thohir sudah mengadopsi gaya kaum milenial yang kerap berfikir out of the box.  "Saya suka cara dia bekerja dan memberlakukan perusahaan sebagai perusahaan, sekalipun itu perusahaan negara. Apa-apa yang menghambat kinerja perusahaan negara dibenahi," ungkapnya.

Sumber : Bisnis.com