Advertisement
Stafsus Komdigi Alfreno Kautsar Jembatani Startup dan Kaum Muda
Alfreno Kautsar. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Nama Alfreno Kautsar dikenal publik sebagai Stafsus Komdigi termuda yang dipercaya menjembatani startup dan pemerintah dalam agenda transformasi digital nasional.
Alfreno Kautsar sebagai Staf Khusus di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menghadirkan dinamika baru di lingkar strategis kementerian. Di usia 27 tahun, ia mengemban mandat khusus di bidang kepemudaan dan startup, sektor yang dinilai memiliki peran penting dalam mempercepat transformasi digital Indonesia.
Advertisement
Di tengah dominasi figur senior dengan pengalaman panjang, kehadiran Alfreno dipandang sebagai representasi generasi muda yang diberi ruang dalam perumusan kebijakan digital nasional. Ia menegaskan perannya bukan sekadar simbol anak muda di birokrasi.
“Saya ingin memastikan suara anak muda dan pelaku startup benar-benar terdengar dalam proses perumusan kebijakan. Pemerintah dan ekosistem digital harus berjalan beriringan, bukan sendiri-sendiri,” ujar Alfreno dikutip, Minggu (1/3/2026).
BACA JUGA
Lulusan Magna Cum Laude Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut dikenal aktif membangun jejaring serta menggerakkan komunitas kepemudaan. Sebelum bergabung sebagai Stafsus Komdigi, ia menjabat Sekretaris Jenderal Nasional Penerus Negeri, organisasi yang berfokus pada penguatan kapasitas generasi muda di berbagai daerah.
Pengalaman tersebut menjadi modal dalam memahami kebutuhan talenta digital dan industri kreatif. Menurut Alfreno Kautsar, tantangan terbesar saat ini adalah menyelaraskan ritme cepat dunia startup dengan tata kelola birokrasi yang cenderung prosedural.
“Kita perlu membangun ekosistem yang adaptif. Regulasi harus mampu mengimbangi inovasi, bukan justru menghambatnya,” katanya.
Penunjukan Stafsus Komdigi dari kalangan muda ini juga dinilai sebagai sinyal bahwa pemerintahan Presiden Prabowo memberi ruang lebih luas bagi perspektif generasi muda dalam agenda transformasi digital. Peran di bidang kepemudaan dan startup diharapkan mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah, komunitas inovator, founder, serta talenta digital di berbagai daerah.
“Transformasi digital tidak bisa hanya bertumpu pada infrastruktur. Kuncinya ada pada manusianya. Karena itu, penguatan kapasitas generasi muda menjadi prioritas,” ucap Alfreno.
Dengan latar belakang akademik yang kuat dan pengalaman kepemimpinan organisasi nasional, kiprah Alfreno Kautsar sebagai Stafsus Komdigi memang dinantikan, terutama dalam menghadirkan kebijakan yang inklusif dan ramah terhadap pertumbuhan startup serta ekonomi kreatif digital di Indonesia, seiring kebutuhan mempercepat transformasi digital nasional yang berbasis talenta muda dan inovasi berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Merapi Masih Siaga, APG dan Guguran Lava Terjadi Sepekan Terakhir
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KBRI: Ratusan WNI di Iran Dilaporkan Dalam Kondisi Aman
- Safari Ramadan PKB DIY 2026, Sinergi dengan Kiai NU Persiapkan 2029
- Gebrak Pangan Murah, KDMP Sinduadi Gandeng KSP Nasari
- DLH Bantul Siapkan TPS Baru di Poncosari
- Malaysia Desak PBB Bertindak Usai Eskalasi Israel-AS-Iran
- BMKG: Curah Hujan Jogja pada Maret 2026 Masih Tinggi
- Mutasi Polri Februari 2026, Eks Kapolresta Sleman Bergeser
Advertisement
Advertisement







