NTT Diguncang Gempa Susulan M5,2, BMKG: Masih Terus Terjadi
Gempa susulan M5,2 mengguncang NTT Minggu pagi. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan meminta masyarakat tetap waspada.
Alfreno Kautsar. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Nama Alfreno Kautsar dikenal publik sebagai Stafsus Komdigi termuda yang dipercaya menjembatani startup dan pemerintah dalam agenda transformasi digital nasional.
Alfreno Kautsar sebagai Staf Khusus di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menghadirkan dinamika baru di lingkar strategis kementerian. Di usia 27 tahun, ia mengemban mandat khusus di bidang kepemudaan dan startup, sektor yang dinilai memiliki peran penting dalam mempercepat transformasi digital Indonesia.
Di tengah dominasi figur senior dengan pengalaman panjang, kehadiran Alfreno dipandang sebagai representasi generasi muda yang diberi ruang dalam perumusan kebijakan digital nasional. Ia menegaskan perannya bukan sekadar simbol anak muda di birokrasi.
“Saya ingin memastikan suara anak muda dan pelaku startup benar-benar terdengar dalam proses perumusan kebijakan. Pemerintah dan ekosistem digital harus berjalan beriringan, bukan sendiri-sendiri,” ujar Alfreno dikutip, Minggu (1/3/2026).
Lulusan Magna Cum Laude Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut dikenal aktif membangun jejaring serta menggerakkan komunitas kepemudaan. Sebelum bergabung sebagai Stafsus Komdigi, ia menjabat Sekretaris Jenderal Nasional Penerus Negeri, organisasi yang berfokus pada penguatan kapasitas generasi muda di berbagai daerah.
Pengalaman tersebut menjadi modal dalam memahami kebutuhan talenta digital dan industri kreatif. Menurut Alfreno Kautsar, tantangan terbesar saat ini adalah menyelaraskan ritme cepat dunia startup dengan tata kelola birokrasi yang cenderung prosedural.
“Kita perlu membangun ekosistem yang adaptif. Regulasi harus mampu mengimbangi inovasi, bukan justru menghambatnya,” katanya.
Penunjukan Stafsus Komdigi dari kalangan muda ini juga dinilai sebagai sinyal bahwa pemerintahan Presiden Prabowo memberi ruang lebih luas bagi perspektif generasi muda dalam agenda transformasi digital. Peran di bidang kepemudaan dan startup diharapkan mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah, komunitas inovator, founder, serta talenta digital di berbagai daerah.
“Transformasi digital tidak bisa hanya bertumpu pada infrastruktur. Kuncinya ada pada manusianya. Karena itu, penguatan kapasitas generasi muda menjadi prioritas,” ucap Alfreno.
Dengan latar belakang akademik yang kuat dan pengalaman kepemimpinan organisasi nasional, kiprah Alfreno Kautsar sebagai Stafsus Komdigi memang dinantikan, terutama dalam menghadirkan kebijakan yang inklusif dan ramah terhadap pertumbuhan startup serta ekonomi kreatif digital di Indonesia, seiring kebutuhan mempercepat transformasi digital nasional yang berbasis talenta muda dan inovasi berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa susulan M5,2 mengguncang NTT Minggu pagi. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan meminta masyarakat tetap waspada.
Enam pelabuhan di NTT terdampak gempa, termasuk Labuan Bajo. Kemenhub melakukan pemeriksaan untuk memastikan keamanan fasilitas.
Sebanyak 61 mahasiswa KKN UMY di NTT aman setelah gempa M7,7. Mereka dievakuasi ke perbukitan menyusul peringatan tsunami.
Kolaborasi akademisi lintas kampus mendorong kebencanaan inklusif, penguatan disabilitas, dan ekonomi warga di kawasan Merapi.
Bareskrim membongkar dugaan penyelundupan emas ilegal oleh dua WN India di Sunter. Polisi menemukan 2,5 kg emas dan residu 18 kg.
Taiwan membidik wisatawan Indonesia dengan wisata ramah Muslim, kuliner, budaya, hingga destinasi lokal untuk libur akhir tahun dan Tahun Baru.