Pemerintah Cari Pulau Kosong untuk Bangun Rumah Sakit Korban Virus Corona & Penyakit Sejenisnya

Dua petugas medis berjalan usai melakukan observasi Warga Negara Indonesia (WNI) pascaevakuasi dari Wuhan, Hubei, China di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). - Antara/M Risyal Hidayat
06 Februari 2020 23:37 WIB Muhammad Khadafi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA  -  Pemerintah Indonesia mencari pulau kosong untuk membangun rumah sakit khusus menangani pasien yang terinfeksi virus corona.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan Indonesia memiliki ribuan pulau.

"Itu nanti rencananya akan dipilih satu, khusus untuk rumah sakit, bukan hanya corona. Presiden minta yang jangka panjang itu disiapkam rumah sakit khusus yang menangani virus-virus menular," katanya di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Dengan demikian pemerintah dan jajarannya dapat bertindak cepat apabila Indonesia terkena virus yang mewabah maupun yang bersifat pandemik.
Dalam kesempatan itu, Mahfud juga menegaskan saat ini belum ada pasien positif corona di Indonesia. Terakhir, atau awal pekan ini Kementerian Kesehatan telah memeriksa 34 orang dan hasilnya negatif.

Sementara itu Provinsi Hubei di Chin melaporkan 70 kematian baru akibat virus corona hingga kemarin, Rabu (5/2/2020). Dengan demikian, menjadikan jumlah korban meninggal dunia di China daratan menjadi 560 orang.

Hubei yang menjadi pusat penyebaran virus corona melaporkan 549 kematian atau 98 persen dari total korban tewas di China sejauh ini. WHO mengonfirmasi ada 2.987 kasus tambahan dengan total 19.665 di provinsi tersebut seperti dikutip Bloomberg, Kamis (6/2/2020).

Adapun mengutip worldometers.info, korban jiwa di China tercatat 563 orang hingga Rabu (5/2/2020) malam waktu GMT atau Kamis (6/2/2020) pagi WIB, bertambah sebanyak 73 orang dari satu hari sebelumnya.

Kematian di luar China terjadi di Filipina dan Hong Kong masing-masing sebanyak 1 orang. Dengan demikian, wabah virus ini telah merenggut lebih dari 560 nyawa.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia