Virus Corona Makin Meluas, 19 Maskapai Ini Tunda Rute ke China

Warga memakai masker berjalan melalui lorong bawah tanah ke kereta bawah tanah di Beijing, China, 21 Januari 2020 di tengah merebaknya coronavirus. - REUTERS / Jason Lee
31 Januari 2020 10:37 WIB Hadijah Alaydrus News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Dampak penyebaran virus corona, sejumlah maskapai dunia mulai menunda operasional rute mereka ke China setelah wabah virus Corona semakin meluas hingga menuai korban jiwa sebanyak 170 orang dan 8.000 lainnya terinfeksi, per Kamis (30/1/2020).

Berikut ini adalah maskapai dunia yang memutuskan untuk menonaktifkan sementara rutenya ke China:

-AIR CANADA

Per 28 Januari, Air Canada membatalkan semua penerbangannya ke China.

-AIR FRANCE

Per 30 Januari, Air France menunda semua jadwal penerbangannya dari dan ke China hingga 9 Februari.

-AIR INDIA

Air India membatalkan rute Mumbai-Delhi-Shanghai mulai 31 Januari hingga 14 Februari 2020.

- AIR SEOUL

Maskapai berbiaya murah Air Seoul menunda semua penerbangannya ke China pada 28 Januari 2020.

- AIR TANZANIA

Maskapai berbendera Tanzania ini menunda penerbangan perdananya. Semua, Air Tanzania akan menerbangi rute penerbangan charter ke China per Februari 2020.

- AMERICAN AIRLINES

Maskapai terbesar di AS menegaskan akan menunda operasional rute LA ke Beijing dan Shanghai mulai 9 Februari hingga 27 Maret 2020.

- BRITISH AIRWAYS

British Airways pada Januari 30 mengungkapkan perusahaan telah membatalkan semua penerbangan ke China untuk sebulan ke depan.

- CATHAY PACIFIC AIRWAYS

Cathay Pacific menuturkan pihaknya akan secara progresif mengurangi kapasitas penumpang dari dan ke China sebanyak 50% mulai 30 Januari hingga akhir Maret.

- DELTA AIRLINES

Maskapai asal AS mengurangi penerbangannya ke China menjadi 21 slot per minggu dari 42 slot mulai 6 Februari hingga 30 April.

- EGYPTAIR

Maskapai berbendera Mesir akan menunda semua penerbangannya dari dan ke China per 1 Februari 2020.

- ETHIOPIAN AIRLINES

Maskapai asal Afrika ini membantah kabar yang menyatakan bahwa perusahaan menunda semua penerbangan ke China. Namun, bantahan ini bertolak belakang dengan pernyataan call center maskapai yang mengatakan bahwa penerbangan ke China telah dibatalkan pada 30 Januari.

- FINNAIR

Finnair mengungkapkan pihaknya akan menunda penerbangan ke Nanjing dan Beijing hingga akhir Maret setelah China menunda kunjungan grup travel besar dari negara tersebut.

Finnair akan menunda rute penerbangan tiga mingguannya, Helsinki ke Beijing Daxing, antara 5 Februari dan 29 Maret 2020 dan rute dua mingguannya, Helsinki - Nanjing antara 8 Februari hingga 29 Maret 2020.

- LION AIR

Lion Air Group mengumumkan untuk menunda penerbangan ke China mulai Februari. Maskapai sejauh ini telah menunda enam penerbangan dari beberapa kota di Indonesia ke China.

- LUFTHANSA

Maskapai asal Jerman ini menunda penerbangan Lufthansa, Swiss dan Austrian Airlines dari dan ke China sejak 29 Januari 2020 hingga 9 Februari 2020. Namun, Lufthansa tetap beroperasi ke Hong Kong.

- SAS 

SAS menunda semua penerbangannya dari dan ke Shanghai dan Beijing mulai 31 Januari 2020 hingga 9 Februari 2020.

-TURKISH AIRLINES

Maskapai berbenda Turki menegaskan akan mengurangi frekuensi jadwal penerbangan ke Beijing, Guangzhou, Shanghai dan Xian mulai 5 Februari hingga 29 Februari.

- UNITED AIRLINES

Maskapai yang berbasis di Chicago akan menerapkan pembatalan penerbangan tahap dua untuk rute yang melewati Beijing, Hong Kong dan Shanghai. Dengan demikian, United membatalkan 332 perjalanan roundtrip hingga 28 Maret.

- UNITED PARCEL SERVICE INC (UPS)

UPS membatalkan 22 penerbangan ke China akibat proses karantina di Wuhan dan libur Imlek.

- VIRGIN ATLANTIC

Virgin Atlantic akan menunda operasi hariannya ke Shanghai dalam dua minggu ke depan, terhitung sejak 2 Februari, akibat penurunan jumlah permintaan serta keamanan penumpang dan staf Virgin Atlantic.

Sumber : Reuters