Advertisement
Dievakuasi dari Wuhan, 3 Warga Jepang Tertular Virus Corona
Seorang petugas berjas pelindung memeriksa suhu seorang penumpang yang tiba di Stasiun Xianning Utara, di Xianning, sebuah kota yang berbatasan dengan Wuhan di utara, di provinsi Hubei, China 24 Januari 2020. - REUTERS - Martin Pollard
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pesawat yang mengevakuasi warga negara Jepang dari Wuhan, China tiba hari ini, Kamis (30/1/2020), di Tokyo.
Sembilan orang di antaranya menunjukkan gejala demam dan batuk. Dikutip dari Reuters yang melansir NHK, 9 orang yang menunjukkan gejala demam dan batuk tersebut terdapat pada penerbangan carter kedua.
Advertisement
Penerbangan pertama yang mengevakuasi warga negara Jepang di Wuhan telah tiba pada Rabu (29/1/2020), dan satu penerbangan lainnya akan datang dalam beberapa hari.
NHK melaporkan - dalam Reuters - 3 warga negara Jepang yang kembali dalam penerbangan pertama tersebut dipastikan terinfeksi virus corona. Dari 3 orang tersebut, 2 di antaranya tidak menunjukkan gejala terpapar virus corona.
BACA JUGA
Untuk diketahui, sampai saat ini jumlah korban meninggal akibat virus corona mencapai 170 orang.
Virus ini telah membebani perekonomian China sebagai pemilik ekonomi kedua terbesar di dunia. Banyak perusahaan memangkas perjalanan bisnis dan turis membatalkan perjalanan akibat virus ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Open House Lebaran di Bantul Tetap Digelar, Dikemas Sederhana
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Komnas HAM Dorong Kasus Penyiraman Air Keras Masuk Peradilan Umum
- Prabowo Malam Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh
- Malam Takbir di Plosokuning Dipusatkan di Masjid Pathok Negoro
- Kadin Gunungkidul Turun Tangan Bantu Bocah Rawat Orang Tua Sakit
- Volume Kendaraan di Tol Jogja-Solo Melonjak hingga 54%
- Prabowo Buka Opsi Tim Independen Usut Kasus Penyiraman Air Keras
- April Taman Budaya Bantul Mulai Dikerjakan
Advertisement
Advertisement








