Ladang Ganja 5 Hektare Ditemukan di Sumatra Utara

Ladang ganja yang ditemukan anggota Polres Metro Jakarta Barat di Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara, Sabtu (18/1/2020). - Antara/Polres Metro Jakarta Barat
22 Januari 2020 21:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menemukan lima hektare ladang ganja di Sumatra Utara setelah membongkar penyelundupan ganja menggunakan minibus bak terbuka berisi durian.

Ladang ganja di Kota Nopoh, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, tersebut ditemukan setelah polisi berjalan kaki menembus hutan selama selama delapan jam.

"Total keseluruhan ladang ganja sebanyak lima hektare dengan jumlah tanaman ganja sebanyak kurang lebih 300.000 batang pohon," ujar Kepala Satres Narkoba Ajun Komisaris Besar Polisi, Erick Frendiz di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Erick mengatakan perjalanan mengungkap ladang ganja pada Sabtu (18/1/2020) diawali polisi dengan menemukan tiga hektare ladang dengan jumlah tanaman kurang lebih 180.000 batang pohon ganja. Ukuran tanaman ganja di ladang itu mencapai 1,5 hingga dua meter dan sudah siap panen.

Polisi juga menyita ganja yang sudah siap edar seberat 30 kilogram. Barang bukti tersebut dibawa ke Jakarta untuk melengkapi berkas penyelidikan.

"Selanjutnya personel gabungan menemukan kembali ladang ganja seluas kurang lebih dua hektare dengan jumlah tanaman pohon ganja sebanyak 120.000 batang pohon. Panjangnya hampir sama 1,5 sampai dua meter," kata dia.

Ladang tersebut diperkirakan menghasilkan ganja kering sebanyak 37,5 ton dengan rincian 1 kg daun ganja kering dihasilkan dari delapan batang pohon ganja. Polisi kemudian 119.970 batang pohon dan menyisihkan 30 batang pohon ganja sebagai barang bukti

"Total jumlah keseluruhan yang dimusnahkan sebanyak 299.940 batang pohon ganja dan 60 batang pohon ganja dan kurang lebih 30 kilogram daun ganja siap edar," ujar Erick.

Sumber : Antara