OPINI: Efisiensi Berkeadilan, Pedoman Konstitusional Program Strategis Pemerintah
Efisiensi berkeadilan menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan MBG dan KDMP agar program memberi manfaat tanpa mematikan persaingan.
Warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, digegerkan oleh kemunculkan orang yang mengaku sebagai pemimpin Kerajaan Agung Sejagat alias KAS. /Ist-Facebook
Harianjogja.com, SEMARANG--Dugaan penipuan Keraton Agung Sejagat belakangan terungkap.
Kali ini diketahui batu prasasti yang berada di kompleks keraton diukir berdasarkan gambar dari Internet.
"Dari mana gambarnya? Dapat dari Google. Dibuat seakan temuan bersejarah," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Fitriana Sutisna di ruang kerjanya, Senin (20/1/2020).
Batu prasasti itu berada di kompleks Keraton Agung Sejagat di Purworejo dan Klaten. Awalnya batu itu disebut oleh \'Raja\' Toto Santoso sebagai prasasti peninggalan. Belakangan akhirnya dia mengakui batu dipahat berdasar ilustrasi di internet.
"Dia (tersangka Toto) mengatakan (batu) ada dua di Jateng, di Purworejo dan Klaten. Di Klaten ditemukan batu prasasti yang dibuat sendiri, bukan temuan. (Batu) dari gunung dibuat sendiri," jelas Iskandar.
Sampai saat ini dua tersangka yaitu Toto Santoso dan \'Ratu\' Fanni Aminadia masih diperiksa intensif oleh penyidik Polda Jawa Tengah. Mereka sudah mengakui jika kerajaan mereka hanya khayalan.
"Sudah mengaku bersalah dan yang dikatakan dapat wangsit itu hanya khayalan dia. Kemarin kan masih merasa benar itu adalah dari wangsit, (tapi) sudah mengakui khayalan," terang Iskandar.
Toto dan Fanni ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan berkedok Keraton Agung Sejagat yang mereka buat. Para pengikutnya diminta setor uang dan dijanjikan jabatan serta gaji dalam bentuk dolar.
Toto dan Fanni membuat keraton di Desa Pogung, Kecamatan Bayan, Purworejo dan cabang di Klaten. Di dua lokasi itu terdapat sendang dan batu yang disebut sebagai prasasti untuk kegiatan ritual mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Efisiensi berkeadilan menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan MBG dan KDMP agar program memberi manfaat tanpa mematikan persaingan.
Kulonprogo menyiapkan Raperbup untuk memperkuat verifikasi data warga miskin hingga tingkat kalurahan agar bantuan lebih tepat sasaran.
Mendagri Tito Karnavian meminta kepala daerah mempercepat verifikasi dan validasi sekitar 24.000 bangunan Koperasi Merah Putih.
Kemkomdigi menyebut Telegram dan Pinterest masuk kategori risiko tinggi bagi anak berdasarkan penilaian mandiri yang telah diverifikasi.
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Antrean BBM mengular di SPBU Janti Bantul sejak 05.30 WIB. Warga memilih datang sebelum SPBU buka demi menghindari antrean panjang.